Pembelajaran Tatap Muka Siswa SD, Ini Kata Sekkot Gorontalo

Pemerintah Kota Gorontalo (Pemkot) segera mengaktifkan pembelajaran tatap muka di sekolah dasar seusai vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Editor: lodie tombeg
Tribun Gorontalo
Vaksinasi anak 6-11 tahun di Kota Gorontalo, Rabu (26/1/2022). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Pemerintah Kota Gorontalo (Pemkot) segera mengaktifkan pembelajaran tatap muka di sekolah dasar seusai vaksinasi anak usia 6-11 tahun.

Sudah sekitar dua pekan ini, vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun di Kota Gorontalo terus dipacu dari sekolah ke sekolah.

Vaksinasi tersebut pun kembali dilanjutkan. Lokasinya antara lain di SD Negeri Santai Maria, SD Negeri 65 dan SD Negeri 78. Pelaksanaan di tiga titik tersebut mendapat kunjungan dari Sekretaris Daerah Kota Gorontalo Ismail Madjid, Rabu (26/1/2022).

Baca juga: Siswa di Jakarta Terpapar Covid-19, Sekolah Tutup Sementara

Dalam kunjungan tersebut, Ismail menjelaskan, pelaksanaan vaksinasi anak di Kota Gorontalo terbilang cepat.

Hal itu dapat terwujud karena ada antusias dari para siswa serta orang tua murid. "Alhamdulillah pelaksanaan vaksinasi anak usia 6-12 tahun berlangsung lancar. Setelah kami lihat di lokasi, ternyata respons dan antusias mereka itu sangat luar biasa," kata Ismail.

Ismail menambahkan, jika pelaksanaan vaksinasi anak berjalan sesuai target, maka pelaksanaan pembelajaran tatap muka untuk anak SD di Kota Gorontalo sudah dapat dimulai.

Paling tidak sudah aktif kembali di bulan Februari 2022. "Kami berharap dalam jangka waktu dua minggu di tambah akhir Januari ini pelaksanaan vaksinasi di SD dapat terselesaikan". Pungkasnya. (apr)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved