Hari Patriotik Gorontalo
Hari Patriotik Gorontalo, Marten Taha: Teladan Nani Wartabone Jadi Senjata Lawan Pandemi
Gorontalo kembali memperingati Hari Patriotik 23 Januari tahun 1942-2022 pada Sabtu (23/1/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/230122-marten-ryan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo - Gorontalo kembali memperingati Hari Patriotik 23 Januari tahun 1942-2022 pada Sabtu (23/1/2022).
Hari bersejarah ini perlu menjadi momen strategis bagi seluruh elemen warga untuk mengobarkan semangat pembangunan yang dilandasi rasa solidaritas untuk kemajuan Gorontalo dan bangsa Indonesia.
Wali Kota Gorontalo Marten Taha menuturkan, Hari Patriotik yang setiap tahun diperingati pemerintah daerah dan masyarakat Gorontalo mengandung pesan histori yang dapat dijadikan motivasi bagi generasi hari ini untuk bahu membahu membangun kemajuan.
Dari perjuangan Nani Wartabone dan para pahlawan patriotik, setiap warga bisa belajar bagaimana upaya keras para pejuang sehingga berhasil mengusir penjajah dan mengibarkan Bendera Merah Putih di tanah Gorontalo.
"Sejarah Gorontalo di situ ada pelajaran tentang semangat, ketulusan, dan jiwa pantang menyerah dari para pahlawan patriotik untuk berjuang mengusir penjajahan dan menciptakan negeri yang aman dan tenteram. Teladan dari Nani Wartabone dan para pejuang patriotik perlu menjadi contoh kita semua," ujarnya.
Di masa kini, tanggung jawab perjuangan sebagaimana semangat para pahlawan patriotik tentu belum selesai. Hanya saja, model perjuangannya yang berbeda.
Generasi hari ini diberikan amanah untuk meneruskan perjuangan dengan membangun daerah, mencerdaskan dan menyehatkan masyarakat, serta mengusir keterbelakangan.
Baca juga: Wakil Wali Kota Gorontalo Ajak Milenial Bersatu Lawan Pandemi
Semua harus bersatu untuk terus membawa Gorontalo menjadi lebih maju dan sejahtera. Apalagi hari ini, seluruh daerah di Indonesia, termasuk di Gorontalo masih diperhadapkan dengan tantangan pandemi Covid-19.
Persoalan pandemi Covid-19 harus menjadi perhatian semua pihak dengan memahami langkah yang harus dilakukan, menumbuhkan kesadaran protokol kesehatan dan menjadi pelopor kepedulian untuk sesama.
Sejauh ini, semangat perjuangan dalam upaya membangun daerah telah ditunjukan pemerintah dan masyarakat di Kota Gorontalo. Berkat kerja keras aparat pemerintah dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, dari tahun ke tahun Kota Gorontalo terus mengalami kemajuan.
Pembangunan infrastruktur terus ditingkatkan, cakupan pelayanan jaminan kesehatan dapat menjangkau masyarakat luas, serta akses dan mutu layanan pendidikan makin mudah dan diperhitungkan. Karena hal itu pula, pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo menjadi lebih baik dan kini berada di kisaran 7,43. Adapun kinerja pembangunan manusia yang terlihat dari Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sudah mencapai 77,13.
Ke depan ini, terdapat pula sejumlah program strategis yang akan digenjot Pemerintah Kota Gorontalo melalui dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Program tersebut bertalian dengan Penataan Jalan Nani Wartabone, Pembangunan Pusat Kuliner Kali Madu, Optimalisasi SPAM Kota Gorontalo dan Revitalisasi Kawasan Pusat Perdagangan.
Selain itu, akan dikerjakan pula peningkatan infrastruktur di Rumah Sakit Otanaha dan di RSAS serta peningkatan kapasitas jalan perkotaan.
Marten mengatakan, semangat patriotisme perlu ditunjukkan dengan sikap kesungguhan untuk membangun daerah. Jiwa patriotik penting ditransformasi oleh generasi penerus pembangunan dalam rangka menyiapkan diri untuk berkompetisi secara sehat di tengah tantangan zaman yang sarat kemajuan teknologi dan informasi.
“Seluruh elemen warga juga harus selalu merawat persatuan. Giat yang gigih untuk membangun dengan bahu membahu dari semua pihak sangat diperlukan sebagai kunci keberhasilan pembangunan daerah sekaligus bagian dari implementasi semangat patriotik,” ujarnya. (apr)