Grace Natalie: Sebetulnya Orang Patah Hati dengan Politik
Presiden Joko Widodo telah berhasil memulihkan kepercayaan anak muda pada politik.
Penulis: Lodie Tombeg | Editor: Lodie Tombeg
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Grace-Natalie-1.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta - Presiden Joko Widodo telah berhasil memulihkan kepercayaan anak muda pada politik.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie saat sambutan acara puncak peringatan HUT Ke-7 PSI di Ballroom Djakarta Theater, Jakarta, Rabu (22/12/2021).
“Kepemimpinan Bapak mendorong kami, anak-anak lugu dengan nol pengalaman di politik ini mulai berdiskusi apa ya yang bisa kami lakukan untuk memperbaiki keadaan?,” kata Grace.
Di hadapan Presiden Jokowi, Grace menyebut, sosok pemimpin seperti Presiden Jokowi pula yang menginspirasi anak-anak muda, termasuk dirinya, untuk mendirikan PSI 7 tahun silam.
Selain itu, kepribadian Presiden Jokowi yang merakyat ikut mengubah pandangan buruk anak muda terhadap politik.
Baca juga: PSI Siap Beroposisi Jika Indonesia Dipimpin Figur Pembohong
“Kalau dulu kami ditanya, minat jadi politisi? Tanpa berpikir panjang jawabannya pasti tidak! Kami, yang terdiri dari berbagai latar belakang ini, sebetulnya orang-orang yang patah hati dengan politik. Tapi lalu kami pemilihan langsung berhasil memunculkan tokoh-tokoh kepala daerah baru yang menjanjikan,” imbuhnya.
Lebih jauh Grace menambahkan, PSI didirikan bukan saja karena terinspirasi oleh sosok Presiden Jokowi, tapi juga untuk tujuan mulia, yaitu menjadi partner pemerintah dalam melayani rakyat.
“Kami percaya generasi pemimpin baru seperti Bapak membutuhkan partner kerja yang bisa mengimbangi dari segi visi, nilai dan energi dalam melayani rakyat,” urai Grace.
Di sisi lain, kata Grace, dengan berpartai anak-anak muda memiliki kesempatan besar untuk menentukan dan memperbaiki masa depan. Cara ini jauh lebih baik dari sekadar menyalahkan keadaan.
“Daripada terus menerus mengeluhkan keadaan, kami sepakat bahwa cara terbaik menentukan arah masa depan adalah dengan terlibat aktif membentuk masa depan sesuai keinginan,” papar Grace.
Kendati pada Pemilu 2019 PSI belum berhasil lolos ke DPR RI karena tak memenuhi ambang batas parlemen (parliamentary threshold), PSI tidak patah arang.
PSI, ucap Grace, tetap berkomitmen mengawal periode kedua pemerintahan Presiden Jokowi sampai tuntas, sembari tetap menjaga optimisme di Pemilu 2024 mendatang.
“Untuk itu kami bertekad, Pak Jokowi tidak boleh berjuang sendirian. Dengan sekuat tenaga kami berusaha menembus ambang batas parlemen agar bisa mengawal kebijakan bapak di DPR. Namun mohon maaf Pak, Parliamentary Threshold belum berhasil kami taklukkan. Sedih sudah pasti Pak. Tapi putus asa, tidak sama sekali,” pungkas Grace. (Tribunnews)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Grace Natalie: Presiden Jokowi Pulihkan Kepercayaan Anak Muda pada Politik