Teknologi
Kabel Kopling Motor Putus? Jangan Panik, Ini Cara Mengatasinya Tanpa ke Bengkel
Pernah mengalami kabel kopling putus saat di tengah jalan? Hal ini sering terjadi pada motor bekas yang jarang dirawat
TRIBUNGORONTALO.COM – Pernah mengalami kabel kopling putus saat di tengah jalan? Hal ini sering terjadi pada motor bekas yang jarang dirawat, terutama saat digunakan untuk perjalanan jauh atau touring.
Jika kamu mengalami hal ini, jangan panik dan buru-buru mencari bengkel.
Ada trik mudah yang bisa kamu coba agar motormu tetap bisa dikendarai dengan aman.
Menurut Harry Anggi, seorang mekanik dari bengkel R59 Racing, ada beberapa cara jitu untuk mengatasi masalah ini.
1. Mengatasi Saat Baru Putus
Jika kabel kopling putus saat motor dalam keadaan berhenti, kamu bisa mengatasinya dengan cara mendorong motor hingga bergerak, lalu segera masukkan gigi.
Dengan begitu, mesin motor akan menyala dan kamu bisa melanjutkan perjalanan.
2. Ganti Gigi Tanpa Kopling
Saat ingin mengganti gigi, baik naik maupun turun, cukup turunkan putaran mesin (RPM) atau tutup gas sedikit, lalu injak atau cungkil tuas persneling.
Hal ini memungkinkan perpindahan gigi tanpa menggunakan kopling.
3. Saat Hendak Berhenti
Untuk menghindari mesin mati saat akan berhenti, pindahkan tuas ke posisi gigi netral sebelum motor benar-benar berhenti total.
4. Berkendara dengan Aman
Agar lebih nyaman, usahakan berkendara dengan kecepatan sedang di gigi 2 atau 3 sampai kamu menemukan bengkel terdekat.
Ciri-ciri Kabel Kopling Mau Putus
Agar masalah ini tidak terjadi lagi, ada baiknya kamu rutin memeriksa kondisi kabel kopling. Harry Anggi memberikan beberapa ciri yang menandakan kabel kopling sudah hampir putus:
- Terasa berat saat ditarik.
- Muncul bunyi "krek-krek" saat tuas kopling ditekan.
Meskipun trik ini bisa membantumu sampai ke bengkel, disarankan untuk segera mengganti kabel kopling yang baru demi keamanan dan kenyamanan berkendara.
Tips Merawat Kampas Kopling Motor
Kampas kopling yang sudah menipis bisa memicu terjadinya slip kopling. Hal ini disebabkan karena kampas kopling tidak lagi berfungsi optimal sebagai penghubung putaran mesin ke transmisi.
Simak tips merawat kampas kopling motor menurut PT Thamrin Brothers, main dealer Yamaha untuk wilayah Sumatera Selatan dan Bengkulu seperti dilansir dari Kompas.com, Jumat (19/9/2025).
1. Sesuaikan Gaya Berkendara
Saat berkendara di kondisi "stop and go," hindari memacu putaran mesin atau RPM terlalu tinggi. Putaran mesin yang tinggi saat perpindahan gigi akan menyebabkan gesekan besar pada kampas kopling, membuatnya lebih cepat aus.
2. Hindari Kebiasaan Menahan Setengah Kopling
Ketika berkendara, terutama saat mencapai kecepatan tertentu, jangan terlalu sering menahan setengah kopling. Kebiasaan ini juga meningkatkan gesekan, yang secara langsung memperpendek usia kampas kopling.
3. Perhatikan Setelan Kopling
Penting untuk memastikan setelan kopling motormu pas. Jangan atur terlalu jauh antara tuas kopling dan tuas perseneling. Setelan yang tidak tepat bisa memengaruhi kinerja dan ketahanan kampas kopling.
4. Rutin Ganti Oli dan Filter
Karena kampas kopling berada di dalam mesin dan dilumasi oleh oli, kualitas oli sangat menentukan keawetan komponen ini. Jika kualitas oli sudah menurun, segera ganti oli dan filternya.
Oli yang bersih dan berkualitas baik akan melumasi kampas kopling dengan maksimal, mengurangi gesekan, dan memperpanjang umurnya. Dianjurkan juga untuk menggunakan oli standar sesuai dengan tipe motormu.
Dengan menerapkan tips-tips sederhana ini, kamu bisa menjaga performa motormu tetap prima dan menghindari biaya perbaikan yang tidak perlu.
Artikel ini dioptimasi dari Gridoto dan Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-kopling-sepeda-motor.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.