Liga Spanyol
Barcelona Menang Telak 3-0, Hansi Flick Puji Kebangkitan Tim dan Gol Perdana Bernal
Barcelona berhasil mengamankan kemenangan meyakinkan 3-0 atas Mallorca dalam lanjutan La Liga pada Sabtu (7/2/2026)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelatih-FC-Barcelona-Hansi-Flick-saat-konferensi-pers.jpg)
Selain Bernal, sorotan juga tertuju pada Lamine Yamal. Wonderkid Barcelona ini kembali mencatatkan namanya di papan skor, meskipun ia tampil sedikit lebih tenang dibandingkan biasanya.
Hansi Flick memutuskan untuk menarik keluar Yamal pada menit ke-78. Keputusan ini sempat dipertanyakan mengingat kontribusi Yamal yang selalu vital di lini serang.
Flick memberikan penjelasan logis terkait pergantian tersebut. Menurutnya, manajemen menit bermain sangat penting bagi pemain muda seperti Yamal agar terhindar dari kelelahan kronis atau cedera.
"Kami harus mengelola menit bermainnya. Dia menikmati permainannya, tetapi di babak pertama, dia juga tidak berada di level terbaiknya," jelas Flick.
Flick membela Yamal dengan mengatakan bahwa sang pemain mungkin sengaja menyimpan energi untuk meledak di babak kedua, dan ia sama sekali tidak mengkritik performa tersebut.
Keseimbangan antara performa di lapangan dan kesehatan jangka panjang pemain menjadi prioritas utama Flick di tengah jadwal kompetisi yang padat.
Protes Terhadap Kepemimpinan Wasit
Meski menang telak, laga ini tidak luput dari ketegangan antara staf pelatih Barcelona dengan perangkat pertandingan. Flick terlihat sempat mendapatkan kartu kuning dari wasit Alejandro Quintero Gonzalez.
Flick menyatakan ketidakpuasannya atas beberapa keputusan wasit yang dianggapnya merugikan Barcelona. Salah satunya adalah terkait posisi pemain Mallorca yang dianggap terlalu dekat saat situasi bola mati.
"Saya rasa tidak ada alasan bagi saya untuk mendapatkan kartu. Saya hanya memberitahunya dengan jelas bahwa pemain Mallorca terlalu dekat," protes Flick.
Selain itu, Flick juga menyoroti insiden pelanggaran terhadap Lamine Yamal di dalam kotak penalti. Menurut Flick, insiden tersebut seharusnya membuahkan penalti bagi Barcelona.
Meskipun merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit, Flick memilih untuk tidak membiarkan hal tersebut merusak kegembiraan atas kemenangan timnya.
Kemenangan 3-0 ini mengukuhkan posisi Barcelona sebagai salah satu kandidat kuat peraih gelar juara musim ini. Konsistensi menjadi kunci yang terus ditekankan oleh Hansi Flick.
(Sumber: Football Espana)