Real Madrid
Pelatih Real Madrid Incar Kepingan 'Puzzle' Terakhir, Rekan Senegara Cristiano Ronaldo
Selama dua tahun terakhir, satu posisi yang terus menimbulkan tanda tanya besar di tubuh Real Madrid adalah lini tengah.
Penulis: Fadri Kidjab | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ekspresi-Alvaro-Arbeloa-melihat-timnya-bermain.jpg)
Ringkasan Berita:
- Setelah Toni Kroos pensiun dan Luka Modric dilepas, hanya Arda Güler yang masuk
- Klub mengandalkan Camavinga, Valverde, Bellingham, dan Tchouameni, namun belum ada kepastian soal tambahan gelandang penghubung
- Staf pelatih menilai Ruben Neves bisa jadi solusi cerdas
TRIBUNGORONTALO.COM – Selama dua tahun terakhir, satu posisi yang terus menimbulkan tanda tanya besar di tubuh Real Madrid adalah lini tengah.
Setelah Toni Kroos memutuskan pensiun pada 2024 dan klub memilih berpisah dengan Luka Modric, hanya Arda Güler yang datang untuk mengisi ruang kosong di sektor vital tersebut.
Namun, hingga kini belum ada kepastian apakah Los Blancos benar-benar membutuhkan sosok baru yang mampu menghubungkan permainan dari kedalaman lapangan.
Manajemen klub berulang kali menegaskan bahwa mereka sudah memiliki kualitas melimpah. Nama-nama seperti Eduardo Camavinga, Fede Valverde, Jude Bellingham, dan Aurelien Tchouameni bersaing ketat untuk mengisi posisi inti, ditambah Arda Guler yang masih dalam tahap pembuktian.
Xabi Alonso sempat dikabarkan ingin mendatangkan profil gelandang berbeda, tetapi rencana itu tak terwujud.
Pandangan Staf Pelatih
Dinamika di balik layar menunjukkan hal lain. Arbeloa hanya mempertahankan satu dari delapan staf yang sebelumnya bekerja bersama Alonso, lalu membawa lima wajah baru ke jajaran pelatih.
Menurut laporan Cadena SER, staf kepelatihan Madrid menilai bahwa Ruben Neves bisa menjadi tambahan cerdas bagi lini tengah, baik pada Januari maupun musim panas mendatang.
Neves sendiri, melalui agennya, sudah menyatakan keterbukaan untuk hengkang dan bahkan menyambut antusias kemungkinan bergabung ke Bernabeu.
Namun, Presiden Florentino Perez tetap pada pendiriannya. Setelah beberapa pekan penuh gejolak, ia bersama jajaran direksi tidak mengubah sikap: tidak ada rencana belanja di bursa Januari.
Kekhawatiran utama adalah ketidakpastian performa instan dari pemain baru di tengah musim. Neves memang akan berstatus bebas kontrak pada Juni, tetapi Perez menilai risiko mendatangkannya terlalu besar untuk saat ini.
Masa Depan Neves
Dalam enam bulan ke depan, Neves diperkirakan memiliki sejumlah pilihan. Al-Hilal sudah menyiapkan tawaran perpanjangan kontrak, sementara Manchester United dan Atletico Madrid juga disebut tertarik.
Dengan usia 28 tahun, Neves berada di persimpangan karier: bertahan di Timur Tengah dengan kenyamanan finansial, atau kembali ke Eropa untuk tantangan kompetitif di level tertinggi.
Real Madrid saat ini ibarat puzzle yang hampir lengkap. Mereka punya lini depan eksplosif, pertahanan solid, dan kedalaman skuad yang impresif.
Namun, satu kepingan terakhir—gelandang penghubung yang bisa menyeimbangkan ritme permainan—masih belum terpasang.