Rabu, 4 Maret 2026

Timnas Indonesia

Patrick Kluivert Resmi Dipecat PSSI usai 10 Bulan Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Patrick Kluivert resmi dipecat oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Patrick Kluivert Resmi Dipecat PSSI usai 10 Bulan Jadi Pelatih Timnas Indonesia
PSSI
KLUIVERT DIPECAT -- Patrick Kluivert saat memberi arahan kepada para pemain dalam latihan perdana skuad Garuda, di Stadion Netstrata Jubilee, Sydney, pada Selasa (18/3/2025). Kini, PSSI resmi memecat Patrick Kluivert. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Patrick Kluivert resmi dipecat oleh Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Setelah 10 bulan jadi pelatih Timnas Indonesia, PSSI dan Kluivert mengakhiri kerja sama mereka.

"Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) dan Tim Kepelatihan Tim Nasional Indonesia secara resmi menyepakati pengakhiran kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination," tulis PSSI seperti dilansir TribunGorontalo.com dari Bolasport.com, Kamis (16/10/2025).

Sejatinya pelatih berkebangsaan belanda itu terikat kontrak berdurasi dua tahun sejak penunjukannya pada 8 Januari 2025.

Saat diperkenalkan ke publik pada 12 Januari lalu, Patrick menandatangani kontrak hingga 2027 dengan opsi perpanjangan.

Kluivert menggantikan posisi Shin tae-yong yang dipecat PSSI enam hari sebelum pengumuman resmi itu.

Kini kursi pelatih timnas Indonesia usai ditinggalkan Patrick Kluivert dipastikan kosong.

Termasuk juga pelatih timnas U-23 Indonesia yang sebelumnya dipegang Gerald Vanenburg dan pelatih timnas U-20 Indonesia, Frank van Kempen.

"Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan."

"Dengan berakhirnya kerja sama tersebut, Tim Kepelatihan tersebut tidak lagi menangani Timnas Indonesia di level senior, U23, maupun U20," tulis PSSI.

PSSI mengucapkan rasa terima kasih atas kerjasamanya selama ini dengan Patrick Kluivert.

"PSSI menyampaikan apresiasi atas kontribusi seluruh anggota tim kepelatihan selama masa tugasnya."

"Langkah ini diambil sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan dan pengembangan sepakbola nasional," tutup PSSI.

Pernyataan Kluivert

Sebelum pemecatan, Patrick Kluivert sempat angkat bicara melalui akun media sosial resminya.

Kluivert menyampaikan pesan yang bernada penyesalan sekaligus pertanggungjawaban penuh atas hasil yang mengecewakan tersebut.

Timnas Indonesia dipastikan tersingkir setelah takluk 0-1 dari Irak dalam laga yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Minggu (1/10/2025) dini hari WIB. Hasil ini membuat Skuad Garuda harus puas berada di posisi buncit Grup B.

Menyadari besarnya kekecewaan publik, Patrick Kluivert menjadi sasaran kritik pedas dan hujatan.

Melalui unggahannya pada Senin malam (13/10/2025), mantan pembesut Timnas Curacao itu mengungkapkan perasaannya.

“Dear Indonesia. Saya merasakan rasa sakit dan kekecewaan seperti yang Anda rasakan. Kekalahan dari Arab Saudi dan Irak merupakan pelajaran yang pahit, namun juga pengingat betapa tingginya mimpi kita bersama,” tulis Kluivert seperti dilansir TribunGorontalo.com dari Kompastv, Kamis (16/10/2025).

Sebagai pemimpin tim, Kluivert tidak mengelak dari tanggung jawab. Ia secara tegas menyatakan bahwa kegagalan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya.

“Sebagai pelatih kepala, saya mengambil tanggung jawab penuh. Kami memberikan segalanya, dengan hati, dengan kedisiplinan, dan juga dengan persatuan,” tambahnya.

Meskipun gagal mencapai target tertinggi, Kluivert menegaskan bahwa tim pelatih telah berhasil menetapkan standar baru dalam timnas yang menjadi bekal untuk perjalanan ke depan.

Ia menekankan bahwa kerja keras yang sudah dilakukan harus dilihat sebagai fondasi yang kuat.

“Sesuatu yang bisa kita bangun dengan kepercayaan diri. Kami bekerja tanpa lelah untuk membawa pemain lokal dan luar negeri ke dalam satu keluarga, dengan didukung staf saya dan selalu berdiri dalam satu hati dan satu suara,” tegasnya.

Eks bintang Barcelona ini mengajak publik untuk melihat proses ini sebagai bagian dari perjalanan yang lebih jauh dan bukan sekadar hasil instan.

“Ini merupakan bagian dari perjalanan yang lebih jauh, bagi tim, bagi negara dan bagi semua orang yang percaya kepada sepak bola Indonesia,” lanjutnya.

Kluivert mengingatkan bahwa perkembangan sepak bola yang sebenarnya membutuhkan waktu dan proses yang berkelanjutan. Menurutnya, apa yang mereka bangun bersama hari ini akan terus berkembang melewati hari ini.

“Benihnya telah ditanam, di pemikiran, di budaya, dan di rasa percaya bahwa Indonesia mampu berada di level tertinggi,” tulisnya, menyiratkan optimisme bahwa fondasi sudah diletakkan.

Di akhir pesannya, Kluivert kembali menyerukan pentingnya dukungan dari masyarakat Indonesia untuk terus menyertai perjalanan Timnas.

Ia menyadari bahwa peran suporter sangat krusial dalam mengangkat moral dan semangat juang tim.

“Suara Anda penting. Dukungan Anda mengangkat kami. Kepercayaan Anda menggerakkan kami. Terima kasih,” tandas Patrick Kluivert.

 

Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul BREAKING NEWS - PSSI dan Patrick Kluivert Sepakat Akhiri Kerjasama

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 04 Maret 2026 (14 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:14
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved