Kualifikasi Piala Dunia 2026

Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Begini Pesan Patrick Kluivert

Menyusul kekalahan tersebut, pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, akhirnya angkat bicara melalui akun media sosial resminya.

Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
TIMNAS INDONESIA - Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memberi instruksi saat Timnas Indonesia melawan Bahrain dalam babak kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (25/3/2025). Patrick Kluivert mengunggah pesan untuk masyarakat Indonesia. (Sumber Foto: Tribunnews.com/Irwan Rismawan) 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kegagalan Tim Nasional Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 setelah tersingkir di putaran keempat kualifikasi Grup B menjadi pukulan berat bagi seluruh pecinta sepak bola Tanah Air.

Menyusul kekalahan tersebut, pelatih kepala Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, akhirnya angkat bicara melalui akun media sosial resminya.

Kluivert menyampaikan pesan yang bernada penyesalan sekaligus pertanggungjawaban penuh atas hasil yang mengecewakan tersebut.

Timnas Indonesia dipastikan tersingkir setelah takluk 0-1 dari Irak dalam laga yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Minggu (1/10/2025) dini hari WIB. Hasil ini membuat Skuad Garuda harus puas berada di posisi buncit Grup B.

Menyadari besarnya kekecewaan publik, Patrick Kluivert menjadi sasaran kritik pedas dan hujatan. Melalui unggahannya pada Senin malam (13/10/2025), mantan pembesut Timnas Curacao itu mengungkapkan perasaannya.

“Dear Indonesia. Saya merasakan rasa sakit dan kekecewaan seperti yang Anda rasakan. Kekalahan dari Arab Saudi dan Irak merupakan pelajaran yang pahit, namun juga pengingat betapa tingginya mimpi kita bersama,” tulis Kluivert seperti dilansir TribunGorontalo.com dari Kompastv, Kamis (16/10/2025).

Sebagai pemimpin tim, Kluivert tidak mengelak dari tanggung jawab. Ia secara tegas menyatakan bahwa kegagalan tersebut sepenuhnya menjadi tanggung jawabnya.

“Sebagai pelatih kepala, saya mengambil tanggung jawab penuh. Kami memberikan segalanya, dengan hati, dengan kedisiplinan, dan juga dengan persatuan,” tambahnya.

Meskipun gagal mencapai target tertinggi, Kluivert menegaskan bahwa tim pelatih telah berhasil menetapkan standar baru dalam timnas yang menjadi bekal untuk perjalanan ke depan.

Ia menekankan bahwa kerja keras yang sudah dilakukan harus dilihat sebagai fondasi yang kuat.

“Sesuatu yang bisa kita bangun dengan kepercayaan diri. Kami bekerja tanpa lelah untuk membawa pemain lokal dan luar negeri ke dalam satu keluarga, dengan didukung staf saya dan selalu berdiri dalam satu hati dan satu suara,” tegasnya.

Eks bintang Barcelona ini mengajak publik untuk melihat proses ini sebagai bagian dari perjalanan yang lebih jauh dan bukan sekadar hasil instan.

“Ini merupakan bagian dari perjalanan yang lebih jauh, bagi tim, bagi negara dan bagi semua orang yang percaya kepada sepak bola Indonesia,” lanjutnya.

Kluivert mengingatkan bahwa perkembangan sepak bola yang sebenarnya membutuhkan waktu dan proses yang berkelanjutan. Menurutnya, apa yang mereka bangun bersama hari ini akan terus berkembang melewati hari ini.

“Benihnya telah ditanam, di pemikiran, di budaya, dan di rasa percaya bahwa Indonesia mampu berada di level tertinggi,” tulisnya, menyiratkan optimisme bahwa fondasi sudah diletakkan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 19 Februari 2026 (1 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:22
Maghrib 18:08
‘Isya’ 19:17
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved