Barcelona
Hansi Flick Ukir Sejarah di Barcelona, Samai Rekor yang Tak Mampu Dicapai Cruyff hingga Guardiola
Dalam kemenangan atas Real Sociedad 2-1 di Estadi Olímpic Lluís Companys, Barcelona mencetak gol dalam 44 laga beruntun.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pelatih-Kepala-FC-Barcelona-Hansi-Flick-tersenyum.jpg)
Sejak momen itu, 44 pertandingan dan sembilan bulan telah berlalu tanpa ada satu pun gawang lawan lolos dari lesakan gol tim Barca!
Torehan Hansi Flick ini mencakup pertandingan-pertandingan Liga Spanyol, Liga Champions, dan Piala Super Spanyol
Di bawah komando Hansi Flick, Barça memang menjelma menjadi mesin pencetak gol yang menakutkan!
Pada musim 2024/25, Blaugrana berhasil mencetak total 174 gol di semua kompetisi.
FC Barcelona kembali merebut puncak klasemen LaLiga usai menumbangkan Real Sociedad 2-1 di Estadi Olímpic Lluís Companys.
Gol-gol penentu dari Kounde dan Lewandowski mengamankan kemenangan krusial ini.
Menurut pelatih Hansi Flick, kemenangan ini adalah bukti nyata kapasitas tim untuk bereaksi di bawah tekanan.
"Kami memang kesulitan luar biasa, tapi kami juga pantas mendapatkan kemenangan ini. Saya sangat menghargai cara tim ini bermain. Tidak masalah jika kami sedikit mengubah susunan pemain inti, karena semua orang memberikan segalanya. Saya sangat bangga, ini sungguh luar biasa," ujar Flick seperti dilansir TribunGorontalo.com dari situs resmi FC Barcelona.
Pelatih asal Jerman ini juga meyakini kemenangan ini adalah titik balik mereka.
Meski senang di posisi teratas, Flick berusaha menempatkan posisi pertama Barca dalam konteks yang tepat.
"Ini hanya sementara. Memang bagus untuk diraih karena memberikan tekanan pada lawan. Namun, sekarang kami harus mempertahankan posisi ini, dan kami senang menghadapi tantangan tersebut," tegasnya.
Lamine Yamal menjadi salah satu figur kunci setelah kembali bermain, yang membuat Flick sangat antusias.
Flick juga secara khusus menyanjung Pedri, sang maestro lini tengah dan MVP pertandingan malam itu.
"Pedri itu istimewa, pemain yang fantastis. Dia juga menjadi pemimpin yang makin baik. Dia ada di mana-mana di lapangan. Dia memberi kami kontrol dan tahu persis di mana posisinya seharusnya,"
Dia sangat bagus dan mengatur tim dengan luar biasa bersama Frenkie de Jong. Saya sangat menikmati momen-momen itu," tuturnya.