Jumat, 22 Mei 2026

Duta Bahasa Gorontalo 2026

Kamis Hari Ini, 20 Finalis Ikut Puncak Raya Duta Bahasa 2026

Pemilihan Duta Bahasa Gorontalo 2026 resmi memasuki malam puncak. Kegiatan tersebut berlangsung

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Kamis Hari Ini, 20 Finalis Ikut Puncak Raya Duta Bahasa 2026
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
DUTA BAHASA-- Puncak raya pemilihan Duta Bahasa Gorontalo bertempat di Kantor Bahasa Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Kamis (21/5/2026) 

"Harapannya mereka bukan hanya menjadi generasi berprestasi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial melalui program-program kebahasaan," katanya.

Vadly juga menjelaskan, pada malam puncak pemilihan Duta Bahasa Gorontalo 2026, panitia menghadirkan tiga dewan juri yang dianggap kompeten.

Ketiganya yakni Kepala Kantor Bahasa Gorontalo, akademisi, serta unsur pemerintah daerah yang telah lama terlibat dalam pengembangan bahasa dan literasi di Gorontalo.

Ia optimis Duta Bahasa Gorontalo tahun ini mampu bersaing di tingkat nasional dan membawa nama baik daerah.

"Kami berharap Duta Bahasa Provinsi Gorontalo tahun 2026 bisa mengharumkan nama Gorontalo pada ajang pemilihan Duta Bahasa Nasional," ungkapnya.

Kepala Kantor Bahasa Gorontalo, Zamzam Hariro mengatakan seluruh finalis telah melewati proses pembinaan yang panjang dan penuh tantangan.

Menurut dia, selama mengikuti karantina dan pembekalan, para peserta belajar menerima kritik, memperbaiki diri, hingga memahami pentingnya menggunakan bahasa yang baik dan benar.

"Mereka belajar bagaimana berbahasa yang baik, bekerja sama dengan baik, dan menghasilkan karya yang bermanfaat untuk masyarakat," ujar Zamzam.

Ia menilai para finalis kini mulai memahami bahwa setiap ucapan memiliki makna dan tanggung jawab.

Selain itu, mereka juga mulai menyadari pentingnya budaya membaca sebagai kunci dalam menghasilkan karya dan gagasan yang berkualitas.

Zamzam turut menyinggung masih adanya anggapan di masyarakat yang menilai bahasa dan sastra bukan hal penting.

Padahal menurutnya, bahasa memiliki kedudukan yang sangat besar dalam kehidupan manusia, bahkan dalam nilai-nilai keagamaan.

"Kita sering lupa bahwa kitab suci diturunkan melalui bahasa. Ayat pertama yang turun adalah perintah membaca," katanya.

Ia menambahkan bahasa bukan sekadar alat komunikasi, tetapi juga sarana membangun peradaban dan menyampaikan ilmu pengetahuan.

Dia berharap para finalis Duta Bahasa Gorontalo mampu menjadi teladan di lingkungan masing-masing dalam penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar tanpa meninggalkan bahasa daerah.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved