Minggu, 17 Mei 2026

Harga Pangan Gorontalo

Harga Cabai Rawit di Pasar Liluwo Gorontalo Tembus Rp50 Ribu per Kilogram

, Kota Gorontalo, mulai terlihat normal menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Sabtu (16/5/2026).

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Harga Cabai Rawit di Pasar Liluwo Gorontalo Tembus Rp50 Ribu per Kilogram
TribunGorontalo.com
BAHAN POKOK--Potret pedagang di Pasar Liluwo Kota Gorontalo, Sabtu (16/5/2026). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga. 

Ringkasan Berita:
  • Harga cabai rawit di Pasar Liluwo Kota Gorontalo naik menjadi Rp50 ribu per kilogram menjelang Idul Adha 2026.
  • Sejumlah bahan pokok seperti beras, bawang merah, ikan, dan daging ayam justru mengalami penurunan harga dibanding pekan sebelumnya.
  • Meski mendekati hari raya, aktivitas jual beli di Pasar Liluwo masih cenderung sepi dan belum menunjukkan peningkatan signifikan.


TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Aktivitas jual beli di Pasar Liluwo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, mulai terlihat normal menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Sabtu (16/5/2026).

Pantauan Tribun Gorontalo di lapangan, suasana pasar tampak masih sepi seperti hari-hari sebelumnya.

Lorong-lorong pasar tidak terlalu dipadati pembeli meski kebutuhan pokok mulai diburu masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Baca juga: Pesona Hiu Paus Gorontalo Bikin Ketagihan, Tiga Wisatawan Asal Jakarta Ketagihan Datang Lagi

Sejumlah pedagang mengaku kondisi pasar yang sepi sudah berlangsung cukup lama meski ada momen peringatan besar.

Bahkan, ada pedagang yang mengatakan banyak pelaku usaha di pasar mulai gulung tikar.

Di sisi lain, harga sejumlah bahan pokok mulai mengalami perubahan.

Ada yang turun, namun ada pula yang perlahan naik.

Salah satu pedagang beras, minyak kampung, dan telur, Wahyuni Pahrun, mengatakan harga beberapa jenis beras saat ini mengalami penurunan dibanding pekan sebelumnya.

Misalnya, beras Super Win kini dijual Rp16 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp17 ribu.

Sementara beras Berlian turun dari Rp18 ribu menjadi Rp17 ribu per kilogram.

Rata-rata harga beras di tempatnya turun sekitar Rp1.000 per kilogram.

"Kalau Ciherang sekarang Rp15 ribu, sebelumnya masih Rp16 ribu," ujar Wahyuni saat ditemui di lapaknya.

Untuk minyak kampung, harga masih bertahan normal.

Ukuran 250 mililiter atau botol kecil dijual Rp15 ribu, sedangkan ukuran 1.500 mililiter berada di angka Rp30 ribu.

Selain beras dan minyak, telur ayam juga masih menjadi kebutuhan yang paling sering dicari pembeli.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved