Universitas Negeri Gorontalo
Rektor UNG Tekankan Pendidikan sebagai Jantung Peradaban pada Peringatan Hardiknas 2025
Rektor UNG Eduart Wolok tegaskan Hardiknas 2025 jadi momentum memperkuat inovasi, kolaborasi, dan transformasi pendidikan tinggi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Upacara-bendera-yang-berlangsung-khidmat-di-halaman-Rektorat-UNG-Sabtu-25.jpg)
Ringkasan Berita:• Rektor Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok memimpin upacara Hardiknas 2025 di Universitas Negeri Gorontalo bersama seluruh civitas akademika.• Dalam amanatnya, Eduart menegaskan pendidikan merupakan “jantung peradaban” dan fondasi utama kemajuan bangsa.• UNG mendorong transformasi kampus lewat inovasi, kolaborasi, dan semangat “Kampus Berdampak” untuk menjawab tantangan global.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Rektor Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok memimpin langsung peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di lingkungan Universitas Negeri Gorontalo melalui upacara bendera yang berlangsung khidmat di halaman Rektorat UNG, Sabtu (2/5).
Momentum tersebut diikuti oleh seluruh civitas akademika, mulai dari dosen, tenaga kependidikan, hingga mahasiswa yang hadir dengan penuh semangat sebagai bentuk komitmen bersama dalam memajukan dunia pendidikan.
Baca juga: Rektor UNG Eduart Wolok Angkat Potensi Teluk Tomini dan EduDive di Marine Action Expo 2026
Hardiknas Jadi Momentum Refleksi Kemajuan Pendidikan
Dalam amanatnya, Rektor menegaskan bahwa Hari Pendidikan Nasional bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan momen reflektif yang memiliki makna mendalam untuk meneguhkan kembali posisi strategis pendidikan sebagai fondasi utama pembangunan bangsa.
“Pendidikan adalah jawaban paling mendasar dan paling strategis bagi kemajuan bangsa. Pendidikan bukan sekadar tempat belajar, tetapi jantung peradaban, tempat akal, karakter, dan masa depan dibentuk,” ujar Eduart.
Menurutnya, pendidikan merupakan instrumen paling penting dalam membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik.
Baca juga: 2 Fakultas Primadona di Universitas Negeri Gorontalo, Peminat Membludak tapi Kuota Terbatas
Karena itu, semangat Hardiknas harus terus menjadi sumber inspirasi bagi seluruh sivitas akademika UNG untuk melahirkan karya terbaik, memperkuat inovasi, serta meningkatkan pengabdian kepada masyarakat demi kemajuan bangsa dan negara.
“Mari jadikan Hari Pendidikan Nasional sebagai titik tolak untuk memperkuat komitmen membangun pendidikan yang tidak hanya bermutu, tetapi juga merata dan berpihak pada masa depan,” tambahnya.
• Rektor UNG Dorong Hilirisasi Riset, Perkuat Kolaborasi Kampus untuk Solusi Daerah
Dorong Transformasi Kampus Melalui Inovasi dan Kolaborasi
Pada kesempatan tersebut, Rektor juga menekankan pentingnya kolaborasi antarelemen kampus untuk memperkuat sinergi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang semakin berkualitas, relevan dengan kebutuhan zaman, serta adaptif menghadapi berbagai perubahan global.
Lebih lanjut, Rektor menyoroti urgensi transformasi pendidikan tinggi sejalan dengan semangat program “Kampus Berdampak” yang terus digaungkan.
Menurutnya, perguruan tinggi saat ini dituntut untuk bergerak lebih lincah, responsif, dan inovatif dalam menjawab tantangan global sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kebutuhan masyarakat.
Ia pun mengajak seluruh sivitas akademika UNG agar terus menjaga semangat belajar, memperkuat budaya inovasi, dan aktif mengambil peran dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan Indonesia.
Peringatan Hardiknas 2025 di lingkungan UNG pun menjadi momentum bermakna yang kembali menegaskan bahwa pendidikan tetap menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (***/UNG)