Gorontalo Hari Ini
Bulog Gorontalo Punya 1.800 Ton Beras dan 100 Ribu Liter Minyak Goreng, Stok Cukup hingga Ramadan
Perum Bulog Cabang Gorontalo memastikan ketersediaan bahan pokok strategis, khususnya beras dan minyak goreng
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kepala-Cabang-Perum-Bulog-Gorontalo-La-Ode-Suleman-Ngkalusa-saat-memaparkan-ketersediaan-stok.jpg)
Ringkasan Berita:
- Bulog Gorontalo kuasai 1.800 ton beras dan 100 ribu liter minyak goreng.
- Penyerapan gabah petani lokal sudah mencapai 1.400 ton dari target 2.200 ton.
- Bulog tergabung dalam tim pengawasan harga bersama aparat dan instansi terkait.
- Distribusi berjalan lancar, stok aman, dan pasar murah siap digelar bila harga melonjak.
TRIBUNGORONTALO.COM – Perum Bulog Cabang Gorontalo memastikan ketersediaan bahan pokok strategis, khususnya beras dan minyak goreng, dalam kondisi aman menjelang dan selama Ramadan 2026.
Kepastian itu disampaikan langsung Kepala Cabang Perum Bulog Gorontalo, La Ode Suleman Ngkalusa, saat rapat Forkopimda Kota Gorontalo Jumat (13/2/2026).
La Ode menjelaskan, hingga saat ini Bulog Gorontalo menguasai stok beras sekitar 1.800 ton.
Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Gorontalo dalam menghadapi lonjakan permintaan selama Ramadan.
“Untuk stok beras, posisi kami saat ini kurang lebih 1.800 ton. Selain stok yang ada, kami juga masih terus melakukan penyerapan gabah dan beras petani,” kata La Ode.
Menurutnya, penyerapan dilakukan di sejumlah wilayah sentra produksi, salah satunya Kabupaten Gorontalo yang masih menunjukkan hasil pertanian cukup baik.
Bahkan, dari kebutuhan penyerapan sekitar 2.200 ton, realisasi yang sudah diserap Bulog mencapai 1.400 ton.
“Kami akui hasil alam pertanian di wilayah Gorontalo masih cukup bagus. Ini sangat membantu dalam menjaga ketersediaan stok sekaligus mendukung petani lokal,” ujarnya.
Minyak Goreng Rakyat Masih 100 Ribu Liter
Selain beras, Bulog Gorontalo juga mengamankan stok minyak goreng rakyat.
Saat ini, Bulog menguasai sekitar 100.000 liter minyak goreng yang siap disalurkan ke masyarakat.
La Ode menjelaskan, minyak goreng yang dikelola Bulog merupakan produk minyak goreng rakyat untuk kebutuhan dalam negeri.
Secara nasional, sebagian produksi minyak goreng rakyat dialokasikan untuk Bulog guna menjaga stabilitas pasokan dan harga.
“Untuk minyak goreng, posisi stok kami saat ini sekitar 100 ribu liter. Itu belum habis, karena suplai dari produsen masih terus masuk,” jelasnya.
Ia menambahkan, secara nasional sekitar 30 hingga 35 persen produk minyak goreng rakyat diserahkan kepada Bulog untuk didistribusikan kepada masyarakat.