Universitas Negeri Gorontalo
Rektor UNG Bangga HMJ Pendidikan Bahasa Inggris Raih Terbaik I Abdidaya Ormawa 2025
Senyum sumringah terpancar dari wajah Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, , usai mendengar kabar membanggakan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-mahasiswa-dan-Rektor-UNG.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Senyum sumringah terpancar dari wajah Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Eduart Wolok, , usai mendengar kabar membanggakan.
Tim Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Pendidikan Bahasa Inggris UNG berhasil meraih predikat Terbaik I dalam ajang bergengsi Abdidaya Ormawa 2025.
Prestasi ini diumumkan pada malam puncak Abdidaya Ormawa 2025 yang digelar di UMM Dome, Universitas Muhammadiyah Malang.
Tim UNG keluar sebagai juara utama dalam kategori Strategi Pemberdayaan Masyarakat Paling Efektif, mengungguli ratusan tim dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia.
Rektor Eduart menyebut capaian tersebut sebagai bukti nyata bahwa mahasiswa UNG mampu bersaing di tingkat nasional, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pengabdian masyarakat yang kreatif dan berdampak.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. HMJ Pendidikan Bahasa Inggris telah menunjukkan kualitas luar biasa melalui program PPK Ormawa. Keberhasilan ini menegaskan bahwa mahasiswa UNG mampu melahirkan karya yang terstruktur, inovatif, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujar Eduart.
Menurutnya, kemenangan ini menjadi momentum penting bagi UNG untuk terus memperkuat tradisi prestasi. Ia berharap seluruh civitas akademika semakin termotivasi mengembangkan program kemahasiswaan yang berdaya saing tinggi.
“Prestasi ini bukan sekadar piala, tetapi simbol komitmen mahasiswa UNG dalam mengabdikan diri. Saya ingin capaian ini menjadi inspirasi bagi jurusan dan fakultas lain untuk terus berinovasi,” tambahnya.
Ketua Tim HMJ Pendidikan Bahasa Inggris, Dewi Arum Sukmaning Ayu, menjelaskan bahwa program yang mereka usung mengintegrasikan literasi bahasa, pemberdayaan komunitas, serta pengembangan kapasitas lokal. Pendekatan ini dirancang agar masyarakat sasaran merasakan dampak langsung.
“Keberhasilan meraih Terbaik I adalah hasil kerja kolaboratif. Kami turun ke lapangan dengan komitmen penuh, merancang program pemberdayaan yang matang, dan melibatkan masyarakat secara aktif. Itu yang membuat program kami dinilai efektif,” ungkap Dewi.
HMJ Pendidikan Bahasa Inggris menjadi sorotan karena mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat melalui pendekatan berbasis literasi dan pemberdayaan.
Program ini tidak hanya meningkatkan kemampuan bahasa, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam mengembangkan potensi lokal.
Dengan strategi yang terukur, tim berhasil membangun model pemberdayaan yang berkelanjutan, sehingga diapresiasi tinggi oleh dewan juri Abdidaya Ormawa.
Rektor Eduart menegaskan, capaian ini semakin memperkuat posisi UNG sebagai perguruan tinggi yang konsisten melahirkan inovasi.
“Mahasiswa UNG telah membuktikan bahwa kreativitas mereka bisa menjadi solusi nyata. Ini adalah bentuk kontribusi langsung terhadap pembangunan masyarakat,” katanya.
Baca juga: Hari Ini Terakhir Registrasi Calon Mahasiswa Baru Universitas Negeri Gorontalo yang Lulus PPG 2025