PEMPROV GORONTALO
Masjid Raya Gorontalo Siap Dibangun, Prosesi Groundbreaking Ditentukan Lewat Adat Momayango
Persiapan pembangunan Gorontalo Islamic Center atau Masjid Raya Gorontalo kini memasuki tahap akhir.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
TRIBUNGORONTALO.COM – Persiapan pembangunan Gorontalo Islamic Center atau Masjid Raya Gorontalo kini memasuki tahap akhir.
Yayasan Gorontalo Islamic Center bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar rapat persiapan groundbreaking di Rumah Dinas Gubernur Gorontalo, Rabu (10/12/2025).
Rapat dipimpin langsung oleh Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail, dan dihadiri seluruh pejabat pimpinan OPD yang kompak mengenakan pakaian hitam putih.
Agenda rapat mencakup kesiapan groundbreaking Masjid Raya, kegiatan bakti sosial, hingga laporan pelaksanaan Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025.
Namun, fokus utama tetap pada persiapan peletakan batu pertama. Pemerintah telah menetapkan lokasi pembangunan di Desa Talulobutu, Kecamatan Tapa, Kabupaten Bone Bolango. Penentuan hari pelaksanaan dilakukan melalui prosesi adat Momayango di Aula Rumah Jabatan Gubernur, Selasa (9/12/2025).
Musyawarah adat Uduluwo Limo Lo Pohalaa kemudian menyepakati tanggal groundbreaking pada Jumat, 12 Desember 2025 atau 21 Jumadil Akhir 1447 H, pukul 06.00 WITA.
Ketua Yayasan Gorontalo Islamic Center, Wahyudin Katili, menjelaskan bahwa lahan untuk area inti dan akses masuk seluas 1,6 hektar telah tuntas dibebaskan. Lahan tersebut dibeli menggunakan Rp2 miliar dari total dana awal Rp3,2 miliar yang telah terkumpul.
“Untuk saat ini yang coba kita optimalkan adalah luasan jalan masuk dan area inti, kurang lebih 1,6 hektar,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa lahan ini baru mencakup zona inti pembangunan, belum termasuk kawasan terintegrasi lain yang akan dikembangkan kemudian.
Wahyudin juga mengungkapkan bahwa pendanaan awal pembangunan tidak hanya bersumber dari infak ASN Pemprov dan anggota DPRD Gorontalo, tetapi juga partisipasi masyarakat yang langsung masuk ke rekening yayasan.
“Kami mencermati, ternyata ada dari masyarakat yang ikut berkontribusi, bahkan mereka silent tidak bilang-bilang,” katanya. Selain itu, panitia turut mematangkan persiapan teknis seperti area tenda, LED, panggung, dan pengaturan parkir.
Acara groundbreaking akan dihadiri tokoh-tokoh penting, mulai dari Forkopimda, anggota legislatif, lembaga vertikal, perbankan, tokoh agama dan masyarakat, perguruan tinggi, pimpinan media, hingga pimpinan partai politik. Total undangan diperkirakan lebih dari 200 orang.
Wahyudin menekankan bahwa groundbreaking ini merupakan langkah strategis untuk memulai pembangunan Masjid Raya Gorontalo sekaligus menegaskan komitmen pemerintah dan yayasan.
“Kalau hanya menunggu dana terkumpul, pembangunan tidak akan pernah dimulai. Momentum groundbreaking ini adalah spirit untuk mendorong pembangunan ke depan,” tegasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-rapat-persiapan-groundbreaking-GIC.jpg)