PEMPROV GORONTALO
Pemprov Gorontalo Siapkan Pembangunan Islamic Center, Groundbreaking Ditargetkan Tahun Ini
Pemerintah Provinsi Gorontalo semakin serius merealisasikan rencana pembangunan Islamic Center.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Wahyudin-Katili-Kepala-Bappeda-Provinsi-Gorontalo-saat-diwawancarai.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Provinsi Gorontalo semakin serius merealisasikan rencana pembangunan Islamic Center.
Menurut Kepala Bappeda Gorontalo yang juga pengurus Yayasan Islamic Center, Wahyudin Katili, persiapan matang sedang dilakukan, mulai dari penentuan lahan hingga desain.
Pertemuan intensif dengan Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menjadi bagian dari upaya percepatan ini.
"Alhamdulillah progresnya lumayan baik, terutama pada aspek konsolidasi," kata Wahyudin usai bertemu dengan Gubernur Gorontalo pada Jumat (12/9/2025).
Meskipun lokasi final belum ditentukan, Wahyudin menyebut pemerintah dan yayasan tidak akan membangun di pusat Kota Gorontalo karena sudah terlalu padat.
Pilihan lokasi kini mengerucut ke Kabupaten Bone Bolango atau Kabupaten Gorontalo. Rencananya, lahan yang dipilih akan memungkinkan masyarakat untuk berpartisipasi melalui skema wakaf.
Pembangunan saat ini masih didukung dana sumbangan ASN Pemprov Gorontalo yang sudah terkumpul Rp3 miliar. Namun, Wahyudin menyatakan bahwa mereka terbuka untuk sumber pendanaan lain, seperti hibah dan CSR.
Wahyudin berharap groundbreaking atau peletakan batu pertama dapat dilakukan tahun ini.
Tahap ini akan menjadi titik penting karena setelahnya, proses pembangunan akan langsung dilelang dan membuka partisipasi yang lebih luas dari masyarakat dan pihak-pihak terkait.
Pemerintah Provinsi Gorontalo sendiri akan fokus membangun kawasan destinasi terintegrasi, sementara Yayasan Islamic Center akan mengelola pembangunan khusus Islamic Center di dalamnya.
Dengan skema ini, proses pembangunan diharapkan dapat berjalan secara paralel, mempercepat realisasi proyek ini. (*)