Khazanah Islam
Hari Arafah 2026: Doa Mustajab, Dzikir, dan Amalan Sunnah yang Dianjurkan
Hari Arafah 26 Mei 2026 penuh keutamaan. Muslim dianjurkan perbanyak doa, dzikir, dan puasa Arafah untuk raih ampunan dan keberkahan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2862023_wukuf-di-Padang-Arafah.jpg)
Ringkasan Berita:* Hari Arafah jatuh pada 9 Zulhijjah 1447 H, menjadi puncak ibadah haji saat wukuf di Padang Arafah.* Umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah seperti puasa Arafah, dzikir, dan doa karena memiliki keutamaan besar.* Doa di Hari Arafah diyakini mustajab, termasuk amalan memohon ampunan, kebaikan dunia-akhirat, dan perlindungan dari api neraka.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Pada Selasa, 26 Mei 2026, umat Islam memperingati Hari Arafah yang jatuh pada 9 Zulhijjah 1447 Hijriah.
Hari ini memiliki makna sangat penting karena menjadi puncak pelaksanaan ibadah haji, yakni saat para jemaah menjalani wukuf di Padang Arafah.
Bagi muslim yang tidak sedang berhaji, Hari Arafah menjadi waktu yang dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah. Mulai dari menjalankan puasa Arafah, memperbanyak zikir, hingga memanjatkan doa-doa penuh harapan dan kebaikan.
Dalam hadis riwayat Tirmidzi, Rasulullah SAW menyampaikan bahwa doa terbaik adalah doa yang dipanjatkan pada Hari Arafah. Karena itu, banyak umat Islam memanfaatkan momen ini untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Baca juga: Bansos PKH dan BPNT Tahap 2 Cair Mei 2026, Simak Jadwalnya
Selain doa, puasa Arafah juga dikenal memiliki keutamaan luar biasa. Dalam hadis disebutkan bahwa puasa sunnah tersebut dapat menjadi penghapus dosa selama satu tahun yang telah berlalu dan satu tahun yang akan datang bagi mereka yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Sementara itu, bagi jemaah yang sedang melaksanakan wukuf di Arafah, puasa tidak dianjurkan demi menjaga stamina agar tetap kuat menjalani seluruh rangkaian ibadah haji.
Berikut sejumlah amalan dan doa yang dianjurkan untuk dilakukan pada Hari Arafah:
1. Memperbanyak Dzikir Tauhid
Dzikir ini menjadi bacaan yang dianjurkan Rasulullah SAW dan para nabi terdahulu:
Tulisan Arab:
لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Latin:
Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir.
Artinya:
"Tidak ada sesembahan yang berhak disembah kecuali Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Segala kerajaan dan pujian hanya milik Allah, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."
Dzikir ini dianjurkan dibaca sebanyak 100 kali.
2. Doa Memohon Ampunan Dosa
Tulisan Arab:
رَبَّنَا فَاغْفِرْ لَنَا ذُنُوبَنَا وَكَفِّرْ عَنَّا سَيِّئَاتِنَا وَتَوَفَّنَا مَعَ الأَبْرَارِ
Latin:
Rabbanaa faghfirlanaa dzunuubanaa wa kaffir 'annaa sayyi'aatinaa wa tawaffanaa ma'al abraar.
Artinya:
"Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami, hapuskan kesalahan-kesalahan kami, dan wafatkanlah kami bersama orang-orang yang berbakti."
Doa ini dikenal sebagai doa untuk memohon ampunan dan memperbaiki diri di hadapan Allah SWT.
3. Doa Taubat Nabi Adam AS
Tulisan Arab:
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
Latin:
Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa wa illam taghfir lanaa wa tarhamnaa lanakuunanna minal khaasiriin.
Artinya:
"Wahai Tuhan kami, kami telah menzalimi diri kami sendiri. Jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya kami termasuk orang-orang yang rugi."
Doa ini mengandung makna kerendahan hati seorang hamba yang mengakui kesalahan dan memohon ampunan.
4. Doa Kebaikan Dunia dan Akhirat
Tulisan Arab:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Latin:
Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa 'adzaaban naar.
Artinya:
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat serta lindungilah kami dari siksa api neraka."
5. Doa Memohon Ampunan dan Rahmat
Tulisan Arab:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ
Latin:
Allaahummaghfir lii warhamnii watub 'alayya.
Artinya:
"Ya Allah, ampunilah dosaku, rahmatilah aku, dan terimalah taubatku."
6. Doa Memohon Perlindungan dari Api Neraka
Tulisan Arab:
اللَّهُمَّ أَجِرْنِي مِنَ النَّارِ
Latin:
Allaahumma ajirnii minan naar.
Artinya:
"Ya Allah, lindungilah aku dari api neraka."
Selain membaca doa-doa tersebut, umat Islam juga dianjurkan memanfaatkan waktu setelah Zuhur hingga menjelang matahari terbenam untuk memperbanyak munajat dan menyampaikan berbagai hajat.
Waktu menjelang berbuka puasa Arafah juga diyakini menjadi salah satu waktu yang mustajab untuk berdoa, sehingga banyak umat Islam memanfaatkannya untuk memohon ampunan, keberkahan, serta kebaikan dunia dan akhirat.(*)
Artikel ini telah tayang di BangkaPos.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.