Jumat, 15 Mei 2026

GEMPA BUMI

BMKG Catat Gempa Kecil di Wilayah Labuan Bajo NTT

Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang wilayah barat laut Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/5/2026) pukul 09.50 WIB.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto BMKG Catat Gempa Kecil di Wilayah Labuan Bajo NTT
TribunGorontalo.com
BMKG -- Gempa Mag:2.3, 15-May-2026 09:50:12WIB, Lok:8.44LS, 119.62BT (31 km BaratLaut LABUANBAJO-NTT), Kedlmn:25 Km. 
Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi magnitudo 2,3 mengguncang wilayah barat laut Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/5/2026) pagi. 
  • Gempa terjadi pada kedalaman 25 kilometer dan belum dilaporkan menimbulkan dampak. 
  • BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan mengikuti informasi resmi terkait perkembangan gempa.

 

TRIBUNGORONTALO.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 2,3 mengguncang wilayah barat laut Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Jumat (15/5/2026) pukul 09.50 WIB.

Berdasarkan laporan awal Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, pusat gempa berada sekitar 31 kilometer barat laut Labuan Bajo.

Gempa tercatat pada koordinat 8,44 Lintang Selatan dan 119,62 Bujur Timur dengan kedalaman 25 kilometer.

Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan maupun dampak akibat gempa tersebut.

Wilayah Nusa Tenggara Timur dikenal sebagai salah satu kawasan rawan gempa di Indonesia karena berada di jalur pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia.

Selain aktivitas subduksi lempeng, kawasan ini juga dipengaruhi sejumlah sesar aktif yang dapat memicu gempa bumi tektonik.

Gempa magnitudo 2,3 tergolong kecil dan umumnya tidak menyebabkan kerusakan signifikan.

Ditambah lagi, kedalaman gempa mencapai 25 kilometer membuat energi getaran yang sampai ke permukaan cenderung lebih lemah dibanding gempa yang sangat dangkal.

BMKG menyampaikan informasi ini mengutamakan kecepatan sehingga hasil pengolahan data masih bersifat sementara dan dapat berubah seiring kelengkapan data yang masuk.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi.

Saat terjadi gempa, warga disarankan melindungi kepala, menjauhi kaca dan benda yang mudah jatuh, serta segera menuju area terbuka setelah guncangan berhenti.

Jika berada di luar ruangan, masyarakat diminta menghindari bangunan tua, tiang listrik, maupun pohon besar yang berpotensi roboh.

Warga juga dianjurkan mengetahui jalur evakuasi dan menyiapkan perlengkapan darurat sederhana sebagai langkah antisipasi menghadapi gempa bumi.

BMKG meminta masyarakat terus memantau perkembangan informasi resmi melalui kanal resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika agar memperoleh data yang akurat dan terhindar dari hoaks terkait gempa.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved