Kecelakaan Bus di Muratara
Bus ALS Tabrak Tangki BBM di Muratara, 16 Orang Kehilangan Nyawa
Kecelakaan maut yang melibatkan bus Antar Lintas Sumatera (ALS) dan mobil tangki bermuatan Bahan Bakar Minyak (BBM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pihak-berwajib-mengamankan-lokasi-lakalantas-di-Kabupaten-Muratara.jpg)
Seluruh jenazah tiba di rumah sakit pada Rabu (6/5/2026) pukul 17.00 WIB.
Humas RS Siti Aisyah, Yassir Watera, menyatakan bahwa untuk kelanjutannya ke-16 kantong ini dititipkan oleh Polres Muratara karena hanya RS Siti Aisyah yang memiliki ruang pemulasaraan jenazah.
"Jadi sebelum ada perintah dari kepolisian, kami tidak berani apa-apa. Buka kantong jenazah saja tidak berani kami," kata Yassir pada Tribun Sumsel.
Yassir menyampaikan untuk nama-namanya belum didapatkan, tetapi sekarang dinomorkan sesuai dengan urutan nomor kantong jenazah yang masuk.
"Begitu turun langsung saya nomorkan, totalnya 16 kantong. Kami menerimanya pukul 17.00 WIB," ungkapnya.
Pihak kepolisian telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan mencatat sejumlah barang bukti yang seluruhnya dalam kondisi hangus terbakar, meliputi satu unit mobil tangki Seleraya, satu unit mobil bus ALS yang nomor polisinya belum diketahui, serta satu unit sepeda motor.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Muratara, Aiptu Sodikin, mengatakan saat ini pihak Satlantas Polres Muratara masih melakukan evakuasi bersama sejumlah pihak.
"Sekarang kita masih melakukan proses evakuasi di lapangan, untuk data lengkap sekarang kita masih pendataan di lapangan," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di TribunSumsel.com dengan judul Sederet Fakta Kecelakaan Maut Bus ALS vs Mobil Tangki BBM di Muratara Tewaskan 16 Orang, Terbakar