Harga Emas Hari Ini
Update Harga Emas Cenderung Stabil Jelang Lebaran: Antam Turun, UBS dan Galeri 24 Bertahan
Berikut daftar terbaru harga emas per Rabu, 18 Maret 2026, mulai dari Antam, Galeri 24, hingga UBS.
Ringkasan Berita:
- Harga emas cenderung stabil pada Rabu, 18 Maret 2026; Galeri 24 dan UBS tidak berubah, sementara Antam turun tipis di kisaran Rp3,09 juta/gram.
- Tren mulai melandai setelah sempat melonjak di awal Maret; pergerakan dipengaruhi harga global, kurs rupiah, dan permintaan pasar.
- Jelang Lebaran, transaksi meningkat: gadai naik ±10 persen dan minat investasi emas melonjak hingga 30 % , termasuk dari kalangan Gen Z.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Berikut daftar terbaru harga emas per Rabu, 18 Maret 2026, mulai dari Antam, Galeri 24, hingga UBS.
Berdasarkan data dari laman resmi Pegadaian dan Galeri 24 pada Rabu pagi (18/3/2026), pergerakan harga emas hari ini cenderung masih stabil setelah sebelumnya mengalami penurunan.
Kondisi ini tidak lepas dari faktor fluktuasi, yakni perubahan harga yang bisa naik maupun turun dalam periode tertentu. Dinamika ini menjadi hal yang wajar dalam perdagangan emas.
Jika melihat tren di awal Maret 2026, harga emas dari tiga merek besar—Antam, Galeri 24, dan UBS—sempat melonjak cukup tajam hingga menembus angka di atas Rp3 juta per gram.
Baca juga: Prakiraan Cuaca BMKG Hari Ini Rabu, 18 Maret 2026: Bone Bolango, Boalemo, Pohuwato Hujan Ringan
Namun, memasuki pekan ketiga bulan ini, laju kenaikan mulai tertahan. Harga emas pun cenderung stagnan, bahkan menunjukkan penurunan meski tidak terlalu signifikan.
Untuk hari ini, harga emas Galeri 24 tercatat masih bertahan di level yang sama seperti sebelumnya. Kondisi serupa juga terjadi pada emas UBS yang belum mengalami perubahan harga.
Sementara itu, emas Antam kembali mengalami koreksi tipis dari posisi sebelumnya di kisaran Rp3.097.000 per gram.
Perlu diketahui, naik turunnya harga emas dipengaruhi oleh sejumlah faktor, seperti pergerakan harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, serta tingkat permintaan di pasar domestik.
Meski dalam jangka pendek harga emas bisa berfluktuasi, secara jangka panjang logam mulia ini cenderung menunjukkan tren kenaikan yang konsisten.
Berikut selengkapnya rincian harga emas hari ini Rabu, 18 Maret 2026 yang dirangkum dari laman resmi Pegadaian dan Galeri 24.
Baca juga: Tak Ada Ampun! Polda Gorontalo Tegaskan Transaksi Emas Ilegal Bisa Berujung 5 Tahun Penjara
Harga emas Galeri 24
0,5 gram: Rp1.574.000
1 gram: Rp3.001.000
2 gram: Rp5.929.000
5 gram: Rp14.714.000
10 gram: Rp29.350.000
25 gram: Rp72.979.000
50 gram: Rp145.844.000
100 gram: Rp291.543.000
250 gram: Rp727.068.000
500 gram: Rp1.454.134.000
1.000 gram: Rp2.908.267.000
Harga emas Antam
0.5 gram Rp1.599.000
1 gram Rp3.093.000
2 gram Rp6.124.000
3 gram Rp9.159.000
5 gram Rp15.231.000
10 gram Rp30.404.000
25 gram Rp75.878.000
50 gram Rp151.675.000
100 gram Rp303.268.000
250 gram Rp757.895.000
500 gram Rp1.515.572.000
1000 gram Rp3.031.101.000
Harga emas UBS
0,5 gram: Rp1.630.000
1 gram: Rp3.015.000
2 gram: Rp5.983.000
5 gram: Rp14.786.000
10 gram: Rp29.416.000
25 gram: Rp73.395.000
50 gram: Rp146.487.000
100 gram: Rp292.860.000
250 gram: Rp731.934.000
500 gram: Rp1.462.149.000
Jelang Lebaran 2026, Gadai Jadi Solusi Cepat dan Emas Kian Diminati sebagai Investasi
Menjelang Lebaran 2026, kebutuhan masyarakat yang meningkat mendorong layanan gadai menjadi salah satu solusi utama.
Di wilayah Jawa Barat, aktivitas transaksi di Pegadaian tercatat mengalami peningkatan, seiring dengan tren investasi emas yang juga semakin menguat.
Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil X Jawa Barat, Eko Supriyanto, mengungkapkan bahwa transaksi gadai naik sekitar 10 persen dibandingkan bulan sebelumnya.
Selain itu, penyaluran kredit mikro turut mengalami kenaikan sekitar 5 persen selama Ramadan berlangsung.
“Kenaikan ini wajar terjadi menjelang Lebaran. Masyarakat memanfaatkan gadai untuk memenuhi kebutuhan konsumsi, tapi juga untuk tambahan modal usaha selama Ramadan,” ujar Eko saat ditemui di Jalan Pungkur No. 125, Kota Bandung, Selasa (17/3/2026).
Menurutnya, awal Ramadan kerap menjadi momen bagi masyarakat untuk mencari tambahan modal usaha, baik untuk berjualan makanan maupun kebutuhan musiman lainnya.
Hal ini membuat layanan gadai dan pembiayaan mikro menjadi opsi yang praktis dan cepat.
Di sisi lain, minat terhadap investasi emas juga menunjukkan peningkatan signifikan. Pegadaian mencatat lonjakan transaksi emas hingga sekitar 30 persen dibandingkan akhir tahun lalu.
Faktor kenaikan harga emas global serta kemudahan akses melalui platform digital turut mendorong tren ini.
“Ada kombinasi antara harga emas yang naik dan kemudahan akses lewat aplikasi, sehingga masyarakat semakin tertarik berinvestasi,” katanya.
Menariknya, tren investasi emas kini tidak hanya didominasi oleh kelompok usia dewasa.
Eko menyebutkan bahwa Generasi Z mulai mengambil peran besar dalam transaksi, seiring kemudahan investasi dengan nominal yang terjangkau.
“Sekarang investasi emas bisa mulai dari Rp10.000. Ini yang membuat anak muda tertarik karena praktis dan terjangkau,” jelasnya.
Untuk barang jaminan, emas masih menjadi pilihan utama dengan kontribusi sekitar 95 persen dari total barang gadai.
“Selain mudah disimpan, emas juga dinilai memiliki nilai yang stabil dan cenderung meningkat,” imbuhnya.
Eko juga menuturkan bahwa transaksi menjelang Lebaran biasanya lebih tinggi dibandingkan periode lainnya, seperti saat musim kenaikan kelas.
“Ada juga masyarakat yang menggadaikan barang dan yang menebus kembali untuk kebutuhan hari raya,” ucapnya.
Hingga mendekati Lebaran, capaian transaksi emas di Pegadaian bahkan telah melampaui target awal.
“Sampai dengan bulan ini, kita sebenarnya sudah tercapai di bulan sebelum Lebaran sekitar 120 persen, angkanya sekira Rp1 triliun,” imbuhnya.
Ia pun optimistis tren positif ini masih akan berlanjut setelah perayaan Lebaran. “Kami optimistis tren ini berlanjut setelah hari raya,” kata Eko. (*)
Artikel ini telah tayang di TribunJabar.id dengan judul Harga Emas Hari Ini Rabu 18 Maret 2026 Antam, Galeri 24 hingga UBS Masih Turun Harga
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.