Rabu, 18 Maret 2026

Berita Nasioal

Sosok Maria Agustina Naibaho Terungkap, Anak Anggota DPRD Tewas di Kos, Keluarga Soroti Kejanggalan

Maria Agustina Naibaho, putri anggota DPRD Tebing Tinggi, ditemukan tewas di kamar kos. Kematian mahasiswi UNIMED ini menyisakan sejumlah kejanggalan.

Tayang:
Editor: Tita Rumondor
Ringkasan Berita:
  • Maria Agustina Naibaho ditemukan meninggal di kamar kos di Kecamatan Medan Perjuangan pada Kamis (12/3/2026) malam.
  • Jasad korban pertama kali ditemukan oleh sang kekasih setelah beberapa hari tidak mendapat kabar.
  • Keluarga menilai ada kejanggalan, seperti ponsel rusak, luka memar, dan darah di tubuh korban.

 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Maria Agustina Naibaho, putri dari anggota DPRD Tebing Tinggi Mangatur Naibaho, ditemukan meninggal dunia di kamar kosnya di Kota Medan, Sumatra Utara, dalam kondisi yang memprihatinkan.

Kejadian ini sontak mengejutkan keluarga dan orang-orang terdekatnya, terlebih karena kematiannya menyisakan sejumlah tanda tanya yang hingga kini masih belum terungkap.

Jenazah Maria ditemukan tergeletak di atas tempat tidur di kamar kos yang berada di wilayah Kecamatan Medan Perjuangan.

Penemuan tersebut bermula ketika sang kekasih, Sanggam Elroi Marbun, datang untuk memastikan keadaan Maria setelah beberapa hari tidak mendapat kabar darinya.

Maria pertama kali ditemukan oleh sang pacar Sanggam Elroi Marbun, pada Kamis (12/3/2026) malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Saat ditemukan, jasadnya sudah terbujur kaku di dalam kamar kosnya di Kota Medan, Sumatra Utara.

Kematian anak anggota DPRD Tebing Tinggi ini hingga kini masih diliputi misteri.

Pasalnya, saat ditemukan, terdapat sejumlah kondisi yang dianggap janggal, di antaranya handphone korban yang ditemukan dalam keadaan rusak serta adanya darah yang keluar dari bagian intim korban.

Baca juga: Harga Emas Hari Ini 16 Maret 2026: Galeri 24 dan UBS Masih Bertahan, Antam Tetap di Atas Rp3 Juta

Terlepas dari peristiwa tragis tersebut, sosok Maria Agustina Naibaho dikenal sebagai mahasiswi yang masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi.

Berdasarkan penelusuran Tribunnews.com, Maria merupakan gadis kelahiran tahun 2004 dan meninggal dunia pada usia 22 tahun.

Maria tercatat sebagai mahasiswi semester delapan di Universitas Negeri Medan (UNIMED).

Mengacu pada data dari Pangkalan Data Pendidikan Tinggi, ia mengambil program studi S1 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini dan mulai menempuh pendidikan di kampus tersebut pada 15 Agustus 2022.

Baca juga: Bupati Gorut Thariq Modanggu Terima Kunjungan Kerja Anggota DPR RI Rachmat Gobel

Kronologi Penemuan Maria

Dirangkum dari Tribun-Medan.com, peristiwa ini bermula ketika Sanggam Elroi Marbun merasa curiga karena Maria tidak memberikan kabar selama beberapa hari.

Kekhawatiran itu membuatnya memutuskan untuk mendatangi kos korban yang berada di Jalan Rela, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatra Utara.

Ia kemudian mendatangi kos Maria di Jalan Rela, Kecamatan Medan Perjuangan, Kota Medan, Sumatra Utara, pada Kamis (12/3/2026) sekira pukul 22.00 WIB.

Saat tiba di lokasi, pintu kamar kos diketahui dalam keadaan tertutup rapat. Ketika diketuk, tidak ada respons dari dalam kamar.

Karena tidak mendapat jawaban, pintu kamar akhirnya dibuka secara paksa dengan cara didobrak.

Setelah pintu terbuka, orang-orang yang berada di lokasi langsung mencium bau tidak sedap yang berasal dari dalam kamar.

Sementara itu, tubuh Maria ditemukan berada di atas tempat tidur.

Kapolsek Medan Tembung, Kompol Ras Maju Tarigan, membenarkan adanya penemuan jasad seorang perempuan di wilayah hukumnya.

Ia juga menyebut bahwa sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat mengabarkan kepada orang tuanya bahwa dirinya sedang sakit.

"Korban terakhir kali mengabarkan sedang demam dan selanjutnya tidak ada lagi kabar dan akhirnya ditemukan meninggal dunia," jelasnya.

Setelah ditemukan, jasad Maria kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara TK II Medan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui penyebab pasti kematiannya.

Baca juga: Breaking News: Gubernur Gusnar Ismail Lantik 67 Pejabat Pemprov Gorontalo 

Sederet Kejanggalan

Seorang kerabat Maria mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah kejanggalan yang ditemukan baik pada tubuh korban maupun di lokasi kejadian.

Temuan tersebut menimbulkan dugaan bahwa kematian Maria tidak terjadi secara wajar.

Di lokasi kamar kos, ditemukan ceceran darah serta handphone milik Maria dalam kondisi rusak parah hingga terbelah.

Selain itu, pada tubuh korban juga ditemukan beberapa luka yang menimbulkan tanda tanya bagi pihak keluarga.

"Memar di bawah ketiak, memar lutut dan kelamin berdarah."

"Bercak darah di kamar mandi, dan handphone terbelah," ujar pihak keluarga, dikutip dari Tribun-Medan.com.

Baca juga: Berita Populer Gorontalo Sepekan: dari THR Ojol, Larangan Jual Emas hingga Kecelakaan Jaksa

Sementara itu, ayah korban, Mangatur Naibaho, mengaku sangat terpukul setelah mengetahui putrinya meninggal dunia secara tidak wajar.

Ia mengatakan kabar duka tersebut diterimanya saat sedang dalam perjalanan.

Mangatur mengaku hingga kini belum mengetahui secara pasti penyebab kematian anaknya.

Oleh karena itu, ia memutuskan untuk membuat laporan resmi kepada pihak kepolisian agar kasus ini dapat diusut secara menyeluruh.

"Itu yang belum tahu saya (penyebab kematiannya). Lagi kita buat laporan Polisi."

"Namanya meninggal di tempat kos, sedikit banyaknya (curiga) pengen tahu penyebabnya," tegas Mangatur Naibaho. (*)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Sosok Maria Agustina Naibaho, Anak Anggota DPRD Tebing Tinggi Tewas di Kos, Kematian Dinilai Janggal

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Rabu, 18 Maret 2026 (28 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 15:01
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved