Jaminan Kesehatan

Kartu PBI-JK Nonaktif? Begini Cara Mudah Mengaktifkan Kembali Layanan

Kabar baik bagi masyarakat yang kepesertaan PBI-JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) miliknya sempat terhenti.

Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kartu PBI-JK Nonaktif? Begini Cara Mudah Mengaktifkan Kembali Layanan
Tribunnews.com
AKTIVASI KARTU -- Kartu Indonesia Sehat, Begini cara mengaktifkan ulang PBI-JK yang mendadak nonaktif. 
Ringkasan Berita:
  • Peserta PBI-JK yang sempat dinonaktifkan kini bisa mengaktifkan kembali kepesertaannya melalui koordinasi dengan Dinas Sosial setempat
  • Peserta wajib membawa Surat Keterangan Membutuhkan Layanan Kesehatan, serta memenuhi kriteria verifikasi ekonomi dan kondisi medis darurat
  • Masyarakat dapat memantau status aktif/nonaktif kepesertaan lewat aplikasi Mobile JKN, layanan PANDAWA WhatsApp, Care Center 165, atau kantor cabang BPJS Kesehatan

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Kabar baik bagi masyarakat yang kepesertaan PBI-JK (Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan) miliknya sempat terhenti.

Mulai 1 Februari 2026, BPJS Kesehatan resmi membuka jalur reaktivasi bagi peserta yang dinonaktifkan agar bisa kembali mengakses layanan medis gratis dari pemerintah.

Bagi Anda yang merasa kartu JKN-nya tidak lagi aktif, proses pemulihan status ini kini dapat dilakukan melalui koordinasi langsung dengan Dinas Sosial setempat.

Langkah ini menjadi solusi cepat bagi warga yang mendadak membutuhkan layanan kesehatan namun terkendala status administratif.

Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, menekankan bahwa proses pengaktifan kembali ini memerlukan dokumen krusial.

Peserta wajib melampirkan Surat Keterangan Membutuhkan Layanan Kesehatan saat melapor ke Dinas Sosial sebagai bukti urgensi medis.

Langkah penonaktifan sebelumnya merupakan dampak dari Surat Keputusan Menteri Sosial Nomor 3/HUK/2026.

Kebijakan ini diambil demi memastikan kuota bantuan iuran benar-benar menyasar masyarakat yang paling membutuhkan melalui sistem pembaruan data berkala.

"Peserta JKN yang dinonaktifkan tersebut bisa mengaktifkan kembali status kepesertaannya jika memenuhi kriteria tertentu," ujar Rizzky, dikutip dari laman resmi BPJS Kesehatan.

Baca juga: PKH dan BPNT Tahap Pertama Cair Februari 2026, Begini Cara Pastikan Nama Anda Terdaftar

Syarat dan Kriteria Reaktivasi

Untuk bisa kembali mendapatkan hak layanan kesehatan, terdapat tiga kriteria utama yang ditetapkan oleh BPJS Kesehatan:

Riwayat Kepesertaan:

Nama peserta harus tercatat dalam daftar yang dinonaktifkan pada periode Januari 2026.

Verifikasi Ekonomi:

Berdasarkan pemeriksaan lapangan, peserta terbukti masuk dalam kategori masyarakat miskin atau rentan miskin.

Kondisi Darurat:

Peserta terbukti mengidap penyakit kronis atau tengah berada dalam kondisi medis darurat yang mengancam nyawa.

Setelah melapor ke Dinas Sosial dengan membawa surat keterangan medis, data Anda akan diteruskan ke Kementerian Sosial. Rizzky menegaskan bahwa kewenangan final untuk menyetujui reaktivasi tetap berada di bawah kendali kementerian.

"Begitu peserta lolos verifikasi pusat, BPJS Kesehatan akan langsung memulihkan statusnya. Dengan begitu, pasien bisa kembali berobat tanpa kendala biaya," tambahnya.

Cara Cek Status Secara Mandiri

Ilustrasi Pamflet Reaktivasi PBI-JK Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo
Ilustrasi Pamflet Reaktivasi PBI-JK Dinas Sosial Kabupaten Sukoharjo (TribunSolo.com)

Agar tidak terkejut saat tiba di rumah sakit, masyarakat diimbau untuk mengecek status kepesertaan secara proaktif melalui kanal digital berikut:

Layanan PANDAWA (WhatsApp): Chat ke nomor 08118165165.

Aplikasi Mobile JKN: Masuk ke menu profil untuk melihat status aktif/nonaktif.

Care Center 165: Layanan telepon 24 jam.

Kantor Cabang: Mendatangi petugas di kantor BPJS Kesehatan terdekat.

Bagi warga yang baru mengetahui kartunya nonaktif saat sudah berada di rumah sakit, jangan panik. Anda dapat segera mencari petugas BPJS SATU! atau tim PIPP yang kontaknya biasanya terpajang di area publik rumah sakit untuk mendapatkan bantuan segera.

 

Artikel ini telah tayang di KompasTV

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 02 Maret 2026 (12 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:15
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:15

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved