Pesawat Jatuh di Papua
Kronologi Pesawat Smart Air Jatuh di Dekat Bandara Douw Papua Tengah
Insiden kecelakaan udara kembali terjadi di wilayah Papua Tengah setelah pesawat Smart Air PK SNS dilaporkan jatuh di perairan dekat Bandara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/papua/foto/bank/originals/at-Smart-Air-dengan-nomor-registrasi-PK-SNS-dilaporkan-j.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pesawat Smart Air PK SNS jatuh di perairan dekat Bandara Douw Aturure, Nabire, pada Selasa (27/12/2026)
- Seluruh individu yang berjumlah 13 orang (11 penumpang dan 2 kru) dinyatakan selamat dan telah dievakuasi ke RSUD Nabire untuk penanganan medis
- Pilot sempat mencoba melakukan pendaratan darurat sebelum jatuh ke laut. Proses evakuasi melibatkan tim gabungan TNI-Polri dan warga setempat dalam kondisi badan pesawat yang rusak signifikan
TRIBUNGORONTALO.COM – Insiden kecelakaan udara kembali terjadi di wilayah Papua Tengah setelah pesawat Smart Air PK SNS dilaporkan jatuh di perairan dekat Bandara Douw Aturure, Kabupaten Nabire, pada Selasa (27/12/2026).
Peristiwa yang terjadi di siang hari ini sempat mengejutkan warga sekitar, mengingat badan pesawat terlihat mengapung di laut dengan kerusakan yang cukup signifikan.
Mengenai kondisi penumpang, Kapolres Nabire AKBP Samuel D Tatiratu memastikan bahwa seluruh individu yang berada di dalam pesawat tersebut dinyatakan selamat.
Sebanyak 11 orang penumpang beserta dua orang kru pesawat, termasuk pilot, berhasil dievakuasi dari titik jatuhnya pesawat dan langsung dilarikan ke RSUD Nabire untuk mendapatkan pemeriksaan medis lebih lanjut.
Proses evakuasi berlangsung cukup dramatis dengan melibatkan petugas gabungan dari Polres Nabire, Polsek Bandara, Polsek Nabire Barat, TNI, serta petugas bandara.
Tak hanya petugas, warga setempat juga turut membantu menarik korban dan puing pesawat ke tepian. Berdasarkan rekaman amatir yang beredar, sayap pesawat tampak patah dan sebagian badan pesawat terendam air laut.
Kronologi kejadian bermula sekitar pukul 12.22 WIT saat pesawat tersebut sebenarnya baru saja lepas landas (take-off) dari Bandara Douw menuju Kaimana.
Namun, hanya berselang beberapa menit setelah berada di udara, pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan darurat dan mencoba berbelok kembali ke arah bandara sebelum akhirnya jatuh ke laut.
Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan mendalam mengenai penyebab teknis yang memaksa pesawat tersebut melakukan pendaratan darurat.
"Puji Tuhan, semua penumpang, pilot dan kru semuanya selamat," ujar AKBP Samuel D Tatiratu, memberikan kepastian terkait kondisi para korban di tengah upaya penanganan di lokasi kejadian.
Baca juga: Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono Pingsan saat Upacara Penghormatan Korban Pesawat, Ini Sosoknya
Pesawat Diduga Gangguan Mesin
Dilansir dari Tribun Papua, kecelakaan pesawat diduga akibat gangguan mesin.
“Pesawat lepas landas dari Bandar Udara Nabire (NBX) menuju Kaimana (KNG). Sesaat setelah take off, pesawat mengalami gangguan pada engine,” katanya dalam keterangan tertulis, Selasa (27/1/2026), seperti dikutip dari TribunPapuabarat.com.
"Karena thrust power (daya dorong) semakin turun, PIC memutuskan mendarat darurat di bibir pantai Bandara Nabire," imbuhnya.
Saat ini, seluruh korban dibawa ke RSUD Nabire untuk mendapatkan penanganan medis.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dan Tribun-Papua.com