Berita Internasional
Trump Umumkan Rencana Armada “Trump Class”, Klaim 100 Kali Lebih Kuat dari Kapal Perang Mana Pun
Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menghebohkan dunia pertahanan global.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KAPAL-PERANG-Trump-umumkan-kapal-perang-baru-yang-diklaim.jpg)
Ringkasan Berita:
- Donald Trump mengumumkan rencana pembangunan armada kapal perang raksasa “Trump class” yang diklaim 100 kali lebih kuat dari kapal perang mana pun.
- Namun pejabat AS dan sejumlah pakar militer meragukan realisasinya karena belum ada anggaran Pentagon, teknologi senjata masih dalam pengembangan, serta waktu pembangunan dinilai tak realistis.
- Kritik menyebut proyek ini lebih bernuansa simbolik dan visual, bukan kebutuhan strategis menghadapi ancaman global seperti China
TRIBUNGORONTALO.COM -- Mantan Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menghebohkan dunia pertahanan global.
Pada Selasa waktu setempat, Trump mengumumkan rencana ambisiusnya untuk membangun armada kapal perang baru yang ia sebut sebagai “Trump class battleships”.
Ini akan menjadi tulang punggung dari armada baru Amerika bertajuk “Golden Fleet.”
Pengumuman tersebut disampaikan Trump kepada wartawan di resor Mar-a-Lago, Florida.
Ia berdiri berdampingan dengan Menteri Pertahanan Pete Hegseth, Menteri Angkatan Laut John Phelan, serta sejumlah ilustrasi desain kapal perang raksasa yang diklaim akan mengubah wajah kekuatan laut AS.
“Kapal-kapal ini akan menjadi yang tercepat, yang terbesar, dan sejauh ini 100 kali lebih kuat dibanding kapal perang mana pun yang pernah dibangun,” kata Trump dengan penuh keyakinan.
Sebagai catatan, Amerika Serikat terakhir kali mempensiunkan kapal tempur jenis battleship pada tahun 1992, menandai berakhirnya era kapal perang berat dalam doktrin Angkatan Laut AS.
Trump menyebut pembangunan kapal pertama, yang akan diberi nama USS Defiant, akan dimulai “hampir segera” dan ditargetkan selesai serta dikirimkan dalam waktu dua setengah tahun.
Secara keseluruhan, Trump menyebut hingga 25 kapal Trump-class dapat dibangun.
Namun, pernyataan tersebut langsung dibantah secara tidak langsung oleh pejabat pemerintah AS.
Seorang pejabat Amerika Serikat menyebutkan bahwa pembangunan kapal-kapal tersebut baru direncanakan dimulai pada awal dekade 2030-an, jauh dari klaim percepatan yang disampaikan Trump.
Media Politico bahkan melaporkan bahwa hingga saat ini tidak ada alokasi anggaran sama sekali dalam anggaran Pentagon untuk proyek kapal perang Trump-class tersebut.
Dalam pemaparannya, Trump menggambarkan kapal perang ini sebagai platform senjata futuristik.
Menurutnya, Trump-class battleships akan dipersenjatai dengan rudal hipersonik, rudal jelajah nuklir, meriam rel (rail guns), serta laser berdaya tinggi.