DC Tewas Dikeroyok
Terungkap! 6 Polisi Jadi Pelaku Pengeroyokan Dua Debt Collector di Kalibata hingga Meninggal
Polda Metro Jaya mengungkap fakta mengejutkan di balik tewasnya dua mata elangΩatau debt collector di kawasan seberang Taman Makam Pahlawan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PENGEROYOKAN-6-Anggota-polisi-terungkap-dalang-pengeroyokan.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Polda Metro Jaya mengungkap fakta mengejutkan di balik tewasnya dua mata elang atau debt collector di kawasan seberang Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan.
Pelaku pengeroyokan ternyata merupakan enam anggota polisi aktif yang bertugas di Markas Besar Polri.
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan bahwa keenam polisi tersebut telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Keenam tersangka merupakan anggota pelayanan markas di Mabes Polri,” ujar Trunoyudo dalam konferensi pers di Mapolda Metro Jaya, Jumat malam (12/12/2025).
Baca juga: Terkini! Gempa Bumi Sabtu Pagi 13 Desember 2025, Cek BMKG Kedalaman Dangkal
Enam polisi itu masing-masing berinisial JLA, RGW, IAB, IAM, BN, dan AM.
Dua Korban Tewas Usai Dikeroyok Brutal
Akibat pengeroyokan tersebut, dua debt collector yang sedang menjalankan tugas penagihan utang kehilangan nyawa.
Satu korban meninggal dunia di tempat kejadian perkara (TKP), sementara satu lainnya sempat dilarikan ke rumah sakit namun akhirnya meninggal dunia akibat luka berat.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis sore (11/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB.
Kronologi: Motor Dihentikan, Mobil Datang, Pengeroyokan Terjadi
Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula saat kedua korban menghentikan seorang pengendara sepeda motor di kawasan seberang TMP Kalibata.
Saat proses tersebut berlangsung, sebuah mobil yang berada di belakang tiba-tiba berhenti.
Beberapa orang dari dalam mobil langsung turun dan menyerang kedua korban secara bersamaan.
“Pengendara mobil di belakang tiba-tiba mengeroyok. Tidak tahu mau membantu atau bagaimana,” ujar Kapolsek Pancoran Kompol Mansur, Kamis (11/12).
Setelah melakukan pengeroyokan, para pelaku langsung melarikan diri meninggalkan korban dalam kondisi kritis.
Malam Hari, Massa Datang dan Membakar Warung
Insiden tersebut memicu reaksi lanjutan pada malam harinya.
Sekelompok massa mendatangi lokasi kejadian dan melampiaskan kemarahan dengan melakukan aksi perusakan dan pembakaran.
Sedikitnya sembilan warung, sembilan sepeda motor, serta satu unit mobil dilaporkan hangus terbakar dalam kericuhan yang terjadi di sekitar TKP.
Aparat kepolisian bersama Brimob kemudian diterjunkan untuk mengendalikan situasi dan mencegah bentrokan susulan.
Proses Hukum dan Etik Berjalan
Pihak kepolisian memastikan keenam tersangka tidak hanya diproses secara pidana, tetapi juga akan menjalani sidang etik kepolisian.
Penanganan kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan aparat aktif sebagai pelaku kekerasan yang berujung hilangnya nyawa warga sipil.
Hingga kini, penyidik masih mendalami peran masing-masing tersangka serta motif di balik aksi pengeroyokan tersebut.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.