PEMPROV GORONTALO
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail Singgung Pembangunan Masjid Raya di Muswil PKB
Gusnar Ismail menyinggung rencana pembangunan Masjid Raya Provinsi Gorontalo saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) PKB
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/GEUBERNUR-GORONTALO-MUSWIL-PKB.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Gusnar Ismail menyinggung rencana pembangunan Masjid Raya Provinsi Gorontalo saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang digelar di Grand Q Hotel, Sabtu (6/12/2025).
Dalam forum tersebut, Gusnar menegaskan bahwa hingga saat ini Gorontalo belum memiliki masjid raya yang mampu menjadi pusat aktivitas keagamaan berskala provinsi.
Karena itu, pemerintah provinsi mencanangkan pembangunan sebuah masjid besar yang diharapkan bukan hanya menjadi ikon religius, tetapi juga pusat kegiatan umat.
Baca juga: Kemendagri Sebut Bupati Aceh Selatan Mirwan Tak Berizin Umrah di Tengah Bencana, Bakal Kena Sanksi
“Kami sudah mencanangkan pembangunan Masjid Raya Provinsi Gorontalo. Lokasinya di kawasan segitiga emas Talulobutu, Bone Bolango. Di satu sisi berbatasan dengan Kabupaten Gorontalo dan sisi lainnya dekat dengan wilayah Sipatana, Kota Gorontalo. Lokasi ini memang paling tepat,” ujar Gusnar di hadapan kader PKB.
Ia menjelaskan, pembangunan masjid tersebut akan mengandalkan infak dari masyarakat.
Pemerintah tidak menentukan target nominal sumbangan, karena sifatnya sukarela dan dilandasi keikhlasan.
“Masjid ini akan dibangun dari infak masyarakat. Pemerintah tidak menentukan jumlahnya, karena infak bukan urusan gubernur. Kami hanya mengimbau agar masyarakat ikut mendukung,” tambahnya.
Selain membahas pembangunan Masjid Raya, Gusnar juga menyampaikan dua agenda strategis lain yang saat ini tengah diperjuangkan Pemerintah Provinsi Gorontalo, yakni mempertahankan status Embarkasi Haji Antara Gorontalo serta mendorong perubahan status IAIN Gorontalo menjadi Universitas Islam Negeri (UIN).
Ia menyebut, Embarkasi Haji Antara terbukti meringankan beban jemaah karena tidak lagi harus menginap berhari-hari di Makassar sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Sementara perubahan status IAIN menjadi UIN dinilai penting untuk memperkuat peran Gorontalo sebagai salah satu pusat pendidikan keagamaan di kawasan timur Indonesia.
Gusnar pun berharap dukungan politik dari seluruh kader PKB agar ketiga agenda besar tersebut dapat terwujud dan berjalan lancar.
Pantauan TribunGorontalo.com, Muswil PKB itu turut dihadiri sejumlah pimpinan daerah, di antaranya Bupati Bone Bolango Ismet Mile dan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi.
Ketiganya terlihat saling berjabat tangan dan berbincang hangat bersama jajaran pengurus PKB Gorontalo.