Kabar Artis

Hamish Sebut Raisa Introvert dan Aneh, Ini Respons Sang Penyanyi

Hubungan rumah tangga Raisa Andriana dan Hamish Daud yang sempat terlihat harmonis ternyata menyimpan dinamika emosional yang cukup kompleks.

Editor: Wawan Akuba
Dok Pribadi
KABAR CERAI - Momen Raisa Andriana bersama suaminya, Hamish Daud. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Hubungan rumah tangga Raisa Andriana dan Hamish Daud yang sempat terlihat harmonis ternyata menyimpan dinamika emosional yang cukup kompleks.

Dalam sebuah pernyataan yang disampaikan sebelum keduanya sepakat untuk berpisah, Hamish Daud mengungkap sisi lain dari sang istri yang jarang diketahui publik.

“Banyak yang nggak tahu dia tuh introvert, it's so weird (aneh). Dia tuh kalau duduk di meja makan dengan kita, misalnya lima orang, pasti diam. Dia pasti lihat-lihat makanan dan dia nggak tahu mesti ngomong apa. She's so quiet,” ujar Hamish Daud dalam sebuah wawancara.

Pernyataan tersebut sontak memancing perhatian publik, terlebih karena Hamish juga menyebut bahwa Raisa lebih sering mencurahkan isi hatinya di depan ribuan penonton dibandingkan kepada dirinya sendiri.

“Tapi kalau di depan 50.000 orang, dia lebih sering curhat di depan 50.000 orang dibanding sama aku,” tambahnya.

Respons Raisa terhadap pernyataan tersebut tidak datang dalam bentuk bantahan, melainkan penjelasan yang mendalam tentang karakter dan profesinya sebagai seorang seniman.

Dalam wawancara bersama Harper’s Bazaar Indonesia yang tayang pada Senin (27/10/2025), Raisa mengurai alasan di balik sifatnya yang kerap dianggap “aneh” dan “moody”.

“Menurutku kayak seniman itu kan pasti emosinya diservice supaya gampang diakses. Makanya kan biasanya kalau seniman itu pasti orangnya baperan,” kata Raisa.

Ia menjelaskan bahwa kemampuan untuk mengakses emosi dengan cepat dan intens adalah bagian penting dari pekerjaannya sebagai penyanyi.

“Gimana aku bisa lagi biasa aja nggak ada apa-apa, terus naik ke atas panggung tiba-tiba bisa baper, bisa nangis. Ya maksudnya kita harus bener-bener ngakses emosi kita dengan mudah,” jelasnya.

Namun Raisa juga tidak menutup mata terhadap sisi negatif dari sifatnya yang baperan.

Ia mengakui bahwa perasaan yang terlalu dominan sering kali menjadi sumber konflik dalam hubungan.

“Termudahnya kalau seneng, seneng banget pasti. Kalau sedih, sedihnya lebih dari orang-orang biasa lain yang nggak baperan. Gitu negatifnya,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Raisa juga membenarkan bahwa dirinya kerap dianggap terlalu mengedepankan perasaan dibandingkan logika, terutama dalam hubungan dengan Hamish.

“Perasaan (duluan maju). Tapi logikaku juga nggak bener-bener amat. Jadi kalau logikanya maju, tetep salah,” katanya sambil tertawa.

Konflik antara perasaan dan logika ini bahkan menjadi titik utama dalam pertengkaran mereka.

“Point ribut sama pasangan, atau partner. ‘Terlalu banyak pakai perasaan sih lu, sementara gw nih orangnya logika banget’. Itu yang terjadi di kehidupan pribadi kamu?” tanya Dave Hendrik dalam wawancara tersebut.

“Off course, itu kayak udah langganan dibilang kayak gitu,” jawab Raisa.

Meski begitu, Raisa merasa bahwa dirinya telah memberikan segalanya dalam hubungan tersebut. Ia berharap bahwa cinta dan emosi yang ia berikan bisa mendapat balasan yang setara.

“Tapi emang gitu, gimana dong. Tapi kan pasti, maksudnya we bring so much emotions to the table, terus kita ngasih segitu banyaknya cinta, segitu banyak kebaperan, pasti kan itu juga yang disukain dari kita kan,” jelasnya.

Namun kenyataannya, menurut Raisa, sisi emosionalnya justru menjadi hal yang tidak disukai oleh pasangannya.

“Cuma giliran itu menjadi sebuah hal yang nggak dia sukain, jadi senjata,” ucapnya.

Ia pun menegaskan bahwa Hamish telah menerima semua bentuk kasih sayang darinya.

“Padahal cintanya dapet, diurusinnya dapet, dicariinnya dapet, ya kan?” katanya.

Sayangnya, Raisa merasa bahwa apa yang ia berikan tidak sepenuhnya dibalas.

“Semuanya yang itu-itunya dapet kan? Tapi kita di mana kita ngasih banyak, pasti kan kita akan membutuhkan banyak juga, gitu. Ya kan?” tandasnya.

Raisa resmi menggugat cerai Hamish Daud pada 22 Oktober 2025.

Dalam klarifikasi yang ia unggah di Instagram, Raisa menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil secara bijak dan atas kesepakatan bersama.

“Ini terjadi bukan karena kami menyerah, tapi kami berusaha bijaksana,” tulis Raisa.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved