Berita Nasional

Guru Curhat Mengajar di Ruang Bocor, Gaji Rp 300 Ribu Tiga Bulan Sekali

Di Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, seorang guru bernama Muhammad Sudin Nurbaty tetap mengajar meski ruang kelas tempatnya

Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Guru Curhat Mengajar di Ruang Bocor, Gaji Rp 300 Ribu Tiga Bulan Sekali
TribunGorontalo.com
CURHAT GURU - Guru di MTs LKMD Werinama, Muhammad Sudin Nurbaty, menunjuk atap bocor di ruang kelas rusak tempat ia mengajar. Meski gaji hanya Rp300 ribu dan fasilitas memprihatinkan, ia tetap berdedikasi mendidik murid-muridnya di Seram Bagian Timur, Maluku. 

TRIBUNGORONTALO.COM -- Kondisi pendidikan di sejumlah wilayah Indonesia masih jauh dari kata layak.

Di Kabupaten Seram Bagian Timur, Maluku, seorang guru bernama Muhammad Sudin Nurbaty tetap mengajar meski ruang kelas tempatnya mengabdi nyaris runtuh.

Ia mengajar di Madrasah Tsanawiyah (MTs) LKMD Werinama, Kecamatan Werinama, dengan fasilitas yang minim dan bangunan yang rusak parah.

Baca juga: Gantikan Modric dan Kroos? Real Madrid Bidik Enzo Fernandez dari Chelsea

Sudin menceritakan, sekolah tempatnya mengajar memiliki tujuh ruang belajar, namun hanya tiga yang masih bisa digunakan.

Sisanya rusak berat, bahkan beberapa sudah dialihfungsikan menjadi gudang karena tak lagi layak pakai.

“Atapnya bocor semua, lantainya pecah. Ruangan bekas kantor sekarang sudah jadi gudang karena tidak bisa dipakai lagi,” ujarnya, Rabu (15/10/2025).

Kerusakan bangunan terlihat jelas. Dinding lembab, cat mengelupas, dan langit-langit dipenuhi jamur.

Kaca jendela pecah, lantai hancur, dan atap bocor membuat proses belajar mengajar terganggu, terutama saat hujan. 

Sudin mengatakan, saat hujan turun, air masuk dari celah atap dan membuat siswa harus memindahkan posisi duduk agar tidak terkena air. 

“Kalau hujan, kami siasati. Bocor di dekat pintu, jadi meja guru kami singkirkan. Anak-anak minggir biar tidak kena air,” katanya.

Fasilitas umum pun tak luput dari kerusakan. Hanya ada satu kamar mandi yang digunakan bersama oleh guru dan murid.

Letaknya di antara dua dinding dan kondisinya sudah rusak.

“Itu WC satu saja, sudah campur antara guru dan murid,” ujar Sudin.

Meski kondisi sekolah memprihatinkan, semangat para guru tak pernah surut.

Dari total sepuluh guru di MTs LKMD Werinama, hanya satu yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS). 

Sisanya adalah relawan, bahkan dua di antaranya sudah pensiun namun tetap mengajar karena ingin menjadikan pengabdian mereka sebagai amal jariyah.

“Guru-guru di sini kebanyakan relawan. Dua di antaranya malah sudah pensiun tapi masih mengajar,” ungkapnya.

Baca juga: Gantikan Modric dan Kroos? Real Madrid Bidik Enzo Fernandez dari Chelsea

Gaji yang diterima pun jauh dari layak. Sudin menyebut, mereka hanya menerima sekitar Rp300 ribu setiap tiga bulan, dan itu pun sering terlambat.

“Tiga bulan baru dapat Rp300 ribuan, kadang juga belum dibayar. Tapi kami tetap datang, karena ini ibadah,” ucapnya lirih.

Sudin mengaku tak kuasa melihat sekolah agama itu dibiarkan rusak.

Ia dan beberapa guru bahkan berinisiatif memperbaiki sebagian bangunan menggunakan dana pribadi.

Kepala sekolah saat ini, Usman Suni, disebut sangat prihatin dan berusaha membangun kembali sekolah dari nol.

“Beliau juga prihatin sekali. Sekolah ini sudah seperti bangun dari nol lagi,” katanya.

Ia menilai, sekolah tersebut seolah terabaikan, padahal letaknya tidak jauh dari jalan lintas Seram.

“Ini bukan sekolah di pedalaman. Transportasi gampang, tapi orang-orang sepertinya tutup mata. Setiap musim pemilihan, mereka lewat depan sekolah ini,” keluh Sudin.

Sudin berharap pemerintah daerah hingga pusat mau turun tangan memperbaiki bangunan sekolah tersebut.

“Kalau pejabat datang lihat langsung, saya yakin mereka akan tergerak. Karena kalau dibiarkan begini, dosa besar. Ini sekolah agama, bukan kandang,” tutupnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Senin, 02 Maret 2026 (12 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:15
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:15

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved