Berita Internasional
Kronologi Penembakan Massal dan Kebakaran Gereja Mormon di Michigan: Lima Tewas, Termasuk Pelaku
Tragedi memilukan mengguncang komunitas di Grand Blanc Township, Michigan, ketika sebuah gereja Mormon menjadi lokasi penembakan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KEBAKARAN-Seorang-petugas-pemadaman-kebakaran.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM — Tragedi memilukan mengguncang komunitas di Grand Blanc Township, Michigan, ketika sebuah gereja Mormon menjadi lokasi penembakan massal sekaligus kebakaran hebat pada Minggu (28/9/2025) pagi waktu setempat.
Sedikitnya lima orang dilaporkan tewas, termasuk sang pelaku, dan delapan orang lainnya mengalami luka-luka.
Polisi menduga jumlah korban bisa bertambah karena masih ada kemungkinan ditemukan jenazah di reruntuhan bangunan yang hangus.
Menurut pihak berwenang, pelaku yang diidentifikasi sebagai Thomas Jacob Sanford (40), dengan sengaja menabrakkan mobil pikap ke pintu depan Gereja sebelum melepaskan tembakan dengan senapan serbu.
Tak berhenti di situ, Sanford juga menyiramkan cairan mudah terbakar—diduga bensin—untuk memicu kebakaran besar yang melalap seluruh bangunan gereja.
“Beberapa benda yang diduga perangkat peledak juga ditemukan di lokasi, namun belum dipastikan apakah digunakan untuk memicu kebakaran,” kata James Dier dari Biro Alkohol, Tembakau, Senjata Api, dan Bahan Peledak (ATF) Detroit.
Foto dari lokasi kejadian menunjukkan sebuah mobil pikap dengan dua bendera Amerika di bagian belakang, menancap di dinding gereja akibat tabrakan.
Profil Pelaku: Veteran Marinir AS
Sanford diketahui berasal dari kota kecil Burton, tak jauh dari Grand Blanc, sekitar 80 kilometer utara Detroit.
Berdasarkan catatan NBC News, ia pernah bertugas di Korps Marinir AS antara Juni 2004 hingga Juni 2008.
Sanford bekerja sebagai mekanik otomotif sekaligus operator pemulihan kendaraan.
Ia sempat dikirim ke Irak dalam Operasi Iraqi Freedom pada Agustus 2007 hingga Maret 2008, dan mencapai pangkat sersan.
Selama karier militernya, ia menerima sejumlah penghargaan, termasuk Marine Corps Good Conduct Medal.
Penugasan terakhirnya adalah di 2nd Maintenance Battalion di Camp Lejeune, North Carolina.
Pelaku Dilumpuhkan Polisi