PLN
Dirut PLN Terkesan Warga Binaan Aktif Produksi Olahan FABA: Kami Bangga
Menurut Darmawan, program ini tidak hanya menciptakan ekonomi sirkular dan solusi bagi lingkungan, tetapi juga membuktikan potensi besar
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/apas-Nusakambangan-kini-memiliki-dua-mesin-yang-mampu-memproduksi.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Direktur Utama PT PLN (Persero), Darmawan Prasodjo, mengaku bangga melihat keberhasilan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Nusakambangan dalam memanfaatkan limbah sisa pembakaran batu bara, atau FABA, menjadi produk konstruksi bernilai ekonomi.
Menurut Darmawan, program ini tidak hanya menciptakan ekonomi sirkular dan solusi bagi lingkungan, tetapi juga membuktikan potensi besar yang dimiliki warga binaan.
"Kami bangga, warga binaan Lapas Nusakambangan berhasil memanfaatkan limbah menjadi komoditas produktif. Kegiatan ini juga menciptakan lapangan kerja, memberi dampak positif bagi masyarakat, serta menghasilkan produk berkualitas dengan harga kompetitif," ujar Darmawan.
Ia sangat terkesan dengan kedisiplinan dan etos kerja 30 warga binaan yang saat ini aktif memproduksi olahan FABA. Darmawan optimistis jumlah ini akan terus bertambah seiring pendampingan yang berkelanjutan.
Transformasi Lapas Menjadi Pusat Ekonomi
Proses pemberdayaan ini merupakan bagian dari kolaborasi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) dengan PLN. Tujuannya adalah mengubah citra lapas dari "penjara menakutkan" menjadi pusat pembinaan yang produktif.
Menteri Imipas, Agus Andrianto, mengapresiasi kontribusi PLN. Menurutnya, program ini menjadi model pelatihan kerja yang digalakkan untuk mempersiapkan warga binaan agar siap kembali ke masyarakat.
Salah satu warga binaan, Kevin Ruben Rafael, mengungkapkan rasa syukurnya.
"Ini sangat membantu kami, karena menambah ilmu pengetahuan. Nanti, ketika kami keluar, ilmu ini bisa bermanfaat bagi kehidupan kami di masyarakat," ujarnya.
Saat ini, workshop FABA di Nusakambangan memiliki dua mesin yang mampu memproduksi hingga 2 juta paving block dan 1 juta batako setiap tahun. Jika beroperasi optimal, workshop ini berpotensi menghasilkan omzet hingga Rp5,4 miliar per tahun.
"Ke depan, Nusakambangan akan menjadi percontohan nasional bagaimana sebuah lapas dapat berkembang menjadi episentrum kegiatan ekonomi sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat," pungkas Darmawan.
Narahubung
Gregorius Adi Trianto
Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN
Tlp. 021 7261122
Facs. 021 7227059
Sekilas Tentang PLN
PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.
PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emissions (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia. (*)