Selasa, 17 Maret 2026

Reshuffle Kabinet

Bukan Mundur atau Dicopot, Apa Alasan Sri Mulyani Digantikan Purbaya Yudhi?

Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Bukan Mundur atau Dicopot, Apa Alasan Sri Mulyani Digantikan Purbaya Yudhi?
KOLASE Instagram.com - Dokumentasi Humas LPS
MENTERI KEUANGAN - (foto kanan) Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa dan Sri Mulyani (foto kiri). Apa alasan Sri Mulyani digantikan Purbaya Yudhi? 

TRIBUNGORONTALO.COM, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto telah menunjuk Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan, menggantikan Sri Mulyani Indrawati.

Pelantikan ini berlangsung di Istana Negara pada Senin, 8 September 2025.

Peristiwa ini memicu banyak pertanyaan terkait alasan di balik pergantian Sri Mulyani yang selama ini dikenal sebagai salah satu menteri andalan.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pergantian ini bukanlah karena Sri Mulyani mengundurkan diri atau dicopot.

Ia menjelaskan bahwa keputusan ini merupakan hak prerogatif Presiden.

"Bapak Presiden selaku kepala negara dan pemerintahan tentunya kita semua paham bahwa beliau memiliki hak prerogatif, maka kemudian atas evaluasi beliau memutuskan untuk melakukan perubahan formasi,” ujar Prasetyo.

Meski demikian, ia enggan memberikan alasan spesifik, hanya mengatakan bahwa "pertimbangannya banyak."

Sejumlah pengamat menilai pergantian ini tidak lepas dari situasi politik dan sosial yang memanas dalam beberapa waktu terakhir.

Ibrahim Assuaibi, seorang pengamat ekonomi, menyebut bahwa reshuffle ini terkait dengan demonstrasi besar-besaran pada akhir Agustus 2025 yang berujung kerusuhan.

Bahkan, rumah pribadi Sri Mulyani di Bintaro, Tangerang Selatan, ikut menjadi sasaran penjarahan.

“Ini cukup luar biasa, ada satu menteri yang sebelumnya merupakan menteri andalan… tetapi reshuffle ini bisa saja akibat dari demonstrasi yang berujung kerusuhan, makar, hingga terorisme, termasuk penjarahan terhadap pejabat-pejabat negara,” kata Ibrahim.

Ia menambahkan, kondisi tersebut membuat posisi Sri Mulyani kian rentan. Apalagi, penjarahan juga menimpa rumah anggota DPR, yang berujung pada penonaktifan mereka.

Ibrahim melihat, insiden penjarahan di rumah Sri Mulyani kemungkinan menjadi salah satu faktor yang membuat namanya masuk dalam radar reshuffle, diperkuat dengan adanya tuntutan dari mahasiswa dan buruh yang menemui Presiden Prabowo di Istana.

Lantas, Siapa Purbaya Yudhi Sadewa?

Pria kelahiran Bogor, 7 Juli 1964 ini menggantikan posisi Sri Mulyani Indrawati, yang telah mengabdi sebagai bendahara negara di tiga era pemerintahan.

Purbaya Yudhi Sadewa bukan nama asing di kalangan ekonom dan birokrat Indonesia.

Jejak kariernya menunjukkan kombinasi unik antara latar belakang pendidikan teknik dan keahlian di bidang ekonomi.

Ia meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB) sebelum melanjutkan studi dan memperoleh gelar Master of Science (MSc) dan Doktor (Ph.D) di bidang Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Amerika Serikat. 

Karier profesional Purbaya dimulai di sektor swasta sebagai Field Engineer di Schlumberger Overseas SA dari tahun 1989 hingga 1994. Namun, ia kemudian banting setir ke dunia riset ekonomi dan keuangan.

Ia menjabat sebagai Senior Economist di Danareksa Research Institute, bahkan sempat menjadi Direktur Utama PT Danareksa Securities dan Chief Economist di lembaga yang sama.

Pengalaman di sektor swasta ini menjadi bekal penting saat ia mulai meniti karier di pemerintahan.

Purbaya mengawali kiprahnya sebagai Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kemenko Perekonomian pada 2010-2014 dan juga menjadi Anggota Komite Ekonomi Nasional. 

Ia juga pernah menjabat Deputi III Bidang Pengelolaan Isu Strategis di Kantor Staf Presiden dan Staf Khusus Bidang Ekonomi di Kemenko Polhukam serta Kemenko Maritim.

Posisi terakhirnya sebelum menjadi Menteri Keuangan adalah sebagai Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), yang ia emban sejak 3 September 2020.

Jabatannya di LPS ini memperkuat perannya dalam menjaga stabilitas sistem keuangan nasional, sebuah tugas yang kini akan diperluas ke skala yang lebih besar sebagai Menteri Keuangan.

Penunjukan Purbaya oleh Presiden Prabowo dinilai sebagai langkah strategis, mengingat ia memiliki pemahaman mendalam tentang stabilitas keuangan dan pasar, serta pengalaman panjang di birokrasi.

Ia kini mengemban tugas berat untuk melanjutkan dan memperkuat kebijakan fiskal negara di tengah dinamika ekonomi global dan tantangan domestik.

 

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Apa Alasan Sri Mulyani Diganti Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan?"

 

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Selasa, 17 Maret 2026 (27 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:02
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved