Gempa Bumi
Gempa M4,6 Guncang Barat Laut Sabu Raijua NTT, Tidak Berpotensi Tsunami
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,6.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BMKG-menekankan-agar-masyarakat-tidak-mudah-terpengaruh-i.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,6.
Gempa bumi ini mengguncang wilayah 78 km barat laut Sabu Raijua, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Selasa (9/9/2025) pukul 17:53:29 WIB.
Pusat gempa berada di koordinat 9,85 Lintang Selatan dan 121,81 Bujur Timur, dengan kedalaman 10 km.
Rawan Gempa karena Zona Lempeng
Wilayah Nusa Tenggara memang dikenal rawan gempa karena terletak di pertemuan Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.
Kondisi tektonik ini sering memicu gempa dangkal maupun dalam di sekitar NTT dan sekitarnya.
Dampak Magnitudo dan Kedalaman
Dengan magnitudo 4,6 dan kedalaman dangkal hanya 10 km, guncangan gempa berpotensi terasa di permukaan, terutama di Pulau Sabu, Rote, dan sebagian Timor.
Namun, sejauh ini belum ada laporan kerusakan atau korban akibat gempa tersebut. BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami.
Imbauan BMKG
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.
Warga diingatkan untuk menghindari bangunan retak atau rusak akibat gempa, serta memastikan jalur evakuasi aman. Beberapa tips penting menghadapi gempa:
Jangan panik, segera berlindung di bawah meja atau furnitur kokoh.
Jika berada di luar ruangan, menjauhlah dari bangunan, tiang listrik, atau pepohonan.
Jika berada di dekat pantai, segera menuju tempat yang lebih tinggi jika merasakan guncangan kuat.
Tetap Tenang dan Ikuti Informasi Resmi
BMKG menekankan agar masyarakat tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang belum jelas kebenarannya.
Seluruh informasi resmi terkait gempa dapat diakses melalui kanal BMKG. (*)