Berita Viral Nasional
Identitas Korban Helikopter PK-RGH Jatuh di Kalsel, Ada WNA
Sebuah helikopter milik maskapai perintis EastIndo jatuh di kawasan hutan Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Sebuah helikopter milik maskapai perintis EastIndo jatuh di kawasan hutan Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan.
Seluruh penumpang dan awak, yakni delapan orang termasuk pilot dinyatakan tewas.
Tragedi ini menjadi salah satu insiden penerbangan paling memilukan tahun ini.
Helikopter dengan nomor registrasi PK-RGH dilaporkan hilang kontak sejak Senin (1/9).
Helikopter baru ditemukan pada Rabu (3/9) pukul 15.30 WIB.
Lokasi jatuhnya berada di koordinat 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E, di tengah hutan lebat yang sulit dijangkau.
Kondisi Korban: Terpental, Terbakar, Tak Ada yang Selamat
Relawan pencari bernama Ilham menggambarkan kondisi di lokasi kejadian sebagai “mengerikan.”
“Kami melihat dua jenazah yang utuh dan ada tiga orang yang ikut terbakar di dalam pesawatnya. Semuanya sudah meninggal dunia,” ungkapnya.
Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo, menyebut ada korban yang ditemukan terpental hingga 100 meter dari badan helikopter.
“Tim menemukan satu korban berjarak 100 meter dari badan pesawat. Korban telah dilakukan body packing dan siap dievakuasi,” ujarnya.
Evakuasi sempat terkendala hujan dan gelapnya medan.
Hari ini, Kamis (4/9), sebanyak 260 personel gabungan melanjutkan operasi evakuasi di titik yang ditentukan oleh Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).
Hilang Kontak 10 Menit Setelah Lepas Landas
Helikopter PK-RGH lepas landas dari Bandara Sjamsir Alam, Kotabaru, Kalsel, pukul 08.46 Wita menuju Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalteng.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/HELIKOPTER-Helikopter-yang-disiagakan-di-Lapangan-Lanud-Sjamsudin.jpg)