Kecelakaan Helikopter di Tanahbumbu
Helikopter Jatuh di Tanahbumbu, Ini Identitas Pilot dan 6 Penumpangnya
Operasi pencarian terus dilakukan terhadap helikopter jenis BK 117-03 yang dilaporkan jatuh di kawasan Air Terjun Mandin Damar
TRIBUNGORONTALO.COM – Operasi pencarian terus dilakukan terhadap helikopter jenis BK 117-03 yang dilaporkan jatuh di kawasan Air Terjun Mandin Damar, Kecamatan Mantewe, Kabupaten Tanahbumbu, Kalimantan Selatan, Senin (1/9/2025).
Helikopter tersebut membawa seorang pilot, teknisi, dan enam penumpang.
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Banjarmasin, I Putu Sudayana, telah mengonfirmasi nama-nama yang berada di dalam helikopter.
Pilot helikopter Eastindo Air bernomor registrasi PK-RGH tersebut bernama Haryanto, didampingi oleh teknisi Hendra.
Sementara itu, keenam penumpangnya adalah Mark Werren, Yudi Febrian, Andys Rissa Pasulu, Santha Kumar, Claudine Quito, dan Iboy Irfan Rosa.
Heli ini lepas landas dari Kotabaru menuju Palangkaraya pada pukul 08.46 Wita.
Namun, pada pukul 08.54 Wita, helikopter hilang kontak. Basarnas menerima laporan pada pukul 12.02 WITA dari Airnav.
"Titik terakhir komunikasi di Mantewe, Tanbu," ujar Sudayana dilansir TribunGorontalo.com dari Banjarmasinpost.co.id, Selasa (2/9/2025).
Operasi pencarian besar-besaran telah dimulai sejak laporan diterima, dengan melibatkan 40 personel gabungan dari Basarnas, Pos SAR Kotabaru, dan Brimob.
Selain itu, puluhan relawan dari berbagai organisasi, termasuk mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Tagana, juga turut bergabung.
Meskipun demikian, tim pencari menghadapi tantangan berat di lapangan.
Menurut Manager Safety Airnav Banjarmasin, Zikra, medan di lokasi sangat sulit dengan vegetasi yang lebat dan minimnya sinyal komunikasi.
Titik terakhir helikopter berada sekitar 71,5 kilometer dari Posko SAR Batulicin.
Dengan kondisi medan yang tidak mendukung, perjalanan darat diperkirakan memakan waktu hingga tujuh jam.
"Sesuai standar prosedur, operasi pencarian dilaksanakan tujuh hari," kata Sudayana.
Spesifikasi Helikopter
Dikutip dari situs resmi Eastindo Air, helikopter BK 117-03 memiliki kapasitas 10 kursi dengan penumpang maksimal sembilan orang dan waktu terbang maksimal 2,5 jam.
Helikopter ini diketahui sering melayani rute Kotabaru-Palangkaraya.
Puluhan relawan mencari korban
Selain instansi pemerintah, operasi pencarian helikopter BK 117-03 yang jatuh di kawasan Air Terjun Mandin Damar, Kabupaten Tanahbumbu, turut melibatkan 21 relawan.
Mereka berasal dari berbagai organisasi, termasuk mahasiswa Universitas Lambung Mangkurat (ULM) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana).
Relawan ini terdiri dari anggota Borneo Rescue, G474H Rescue BPKP Sedap, serta beberapa kelompok mahasiswa pencinta alam dari ULM, seperti Mapala Graminea, Mapala Piranha, Mapala FT, dan Mapala Sylva Fahutan.
"Anggota kami ada dua yang ikut. Tim sudah bergerak ke lokasi menggunakan empat mobil," kata Ketua Mapala Sylva, Abdul Rohman Agung, pada Senin malam.
Tagana Kalimantan Selatan juga mengerahkan anggotanya.
"Tagana Tanbu telah bergabung dengan Basarnas. Tim sudah menuju lokasi. Demikian pula Tagana Kabupaten Hulu Sungai Selatan," ujar Kepala Bidang Penanganan Bencana Dinas Sosial Provinsi Kalsel, Achmadi.
Ia menambahkan, anggota Tagana juga akan membuat dapur umum untuk mendukung tim pencarian.
Secara keseluruhan, tim pencarian gabungan ini juga melibatkan petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanbu, Yonif 828, dan beberapa pihak lainnya.
Artikel ini telah tayang di BanjarmasinPost.co.id dengan judul Bawa Seorang Teknisi, Ini Daftar Nama Penumpang Helikopter yang Jatuh di Mantewe Tanahbumbu
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Helikopter-BK-117-03-jatuh.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.