Kabar Artis
Kasus Pemerasan Nikita Mirzani, Saksi Melvina Beberkan Kalimat Ancaman yang Masih Diingat
Agenda kali ini menghadirkan Melvina Husyanti, pemilik merek Daviena Skincare, sebagai saksi fakta yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Sidang-Nikita-Mirzani-dalam-Kasus-TTPO.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM -- Sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dengan terdakwa Nikita Mirzani kembali digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis (28/8/2025).
Agenda kali ini menghadirkan Melvina Husyanti, pemilik merek Daviena Skincare, sebagai saksi fakta yang dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Melvina, yang juga merupakan pengusaha asal Palembang, memberikan kesaksian mengejutkan di hadapan majelis hakim.
Dalam kesaksiannya, Melvina mengaku pernah mengalami nasib serupa dengan dokter kecantikan Reza Gladys.
Pengusaha asal Palembang itu, dimintai uang tutup mulut Rp15 miliar oleh Nikita.
Setelah mendengar kesaksian Melvina, perempuan bernama lengkap Nikita Mirzani Mawardi itu, memberikan respon.
Nikita menyebut, wanita 28 tahun itu bingung sendiri dengan kesaksiannya.
"Dia enggak tahu. Enggak bisa ngomong juga. Bingung juga," kata ibu tiga anak ini, dikutip dari YouTube Cumicumi, Kamis (28/8/2025).
Baca juga: Ramalan Zodiak Libra, Scorpio, Sagitarius Hari ini 29 Agts 2025: Cinta, Karier hingga Keuangan
"Dia juga bingung kayaknya sama kesaksian dia sendiri," sambungnya.
Menurut pemain film Comic 8 ini, Melvina tidak membaca Berita Acara Pemeriksaan atau BAP-nya.
"Ternyata kan dia di BAP-nya di Palembang, dia enggak baca BAP," ujar Nikita Mirzani.
"Jadi semua saksi dia doang yang enggak ada parafnya di BAP," tambahnya.
Nikita Mirzani justru merasa kasihan dengan perempuan kelahiran Jambi, 15 November 1996 itu.
"Kasihan aja dia datang jadinya begini," ungkap Nikita.
Melvina Ungkap Perkataan Nikita Mirzani yang Bikin Dirinya Merasa Diancam
Kini, Melvina mengungkap perkataan Nikita Mirzani yang bikin dirinya merasa diperas dan diancam.