Tips Kesehatan
Olahraga yang Menyehatkan tapi Bisa Picu Serangan Jantung Mendadak
Aktivitas olahraga umumnya menyehatkan tubuh manusia. Hal ini dikarenakan tubuh yang sering bergerak dapat memperlancar aliran darah.
TRIBUNGORONTALO.COM – Aktivitas olahraga umumnya menyehatkan tubuh manusia.
Hal ini dikarenakan tubuh yang sering bergerak dapat memperlancar aliran darah.
Menurut dr. Bambang Budiono, Sp.JP, FIHA, FAPSC, FAPSIC, FSCAI, spesialis jantung dan pembuluh darah subspesialis intervensi kardiovaskular, penting untuk berolahraga secara teratur untuk menjaga kesehatan jantung.
Namun jenis olahraga tertentu justru bisa menjadi masalah bagi kesehatan seperti serangan jantung mendadak.
Lantas, apa saja olahraga yang berbahaya bagi jantung?
Melansir dari Kompas.com, Selasa (23/9/2025), serangan jantung bisa dipicu aktivitas yang mendadak meningkatkan detak jantung.
Hal ini diungkapkan oleh dokter spesialis jantung dari Primaya Hospital Tangerang, Dr. Rony M Santoso, Sp.JP (K), FIHA, FESC, FAPSC, FSCAI.
"Pada prinsipnya serangan jantung itu kan bisa dipicu oleh berbagai macam hal. Dalam hal ini tidak cuma olahraga, tapi segala aktivitas fisik yang meningkatkan denyut jantung," kata dr. Rony dikutip dari pemberitaan Kompas.com, Selasa.
Ia mencontohkan olahraga seperti futsal atau bulu tangkis yang dilakukan mendadak tanpa pemanasan, apalagi setelah lama tidak berolahraga.
"Seringnya kita lihat orang kena serangan jantung gara-gara bulu tangkis, karena sudah lama tidak main, terus tiba-tiba lomba 17-an main bola, tiba-tiba kolaps, nah itu yang sering terjadi," jelas dr. Rony.
"Tapi kalau main bola, tiba-tiba lari, berhenti, tiba-tiba lari, berhenti, nah itu yang mencetuskan penyakit jantung pada populasi tertentu," tambahnya.
Olahraga menghindari penyakit jantung
Menurut dr. Bambang, kebiasaan malas bergerak dan merokok, ditambah kadar kolesterol tinggi menjadi "pupuk" yang mempercepat munculnya penyakit jantung.
"Kalau 'pupuk' itu sudah dikenakan, dibibit yang ada, tinggal tunggu waktu, progress akan terus," ujarnya.
Adapun "bibit" dimaksudkan sebagai terdeteksinya penyakit jantung.
Oleh karena itu, ia menekankan agar pencegahan dilakukan sedini mungkin, bahkan sebelum muncul keluhan. Ia juga mengingatkan anak muda agar tidak menunda pemeriksaan kesehatan jantung.
Apa olahraga yang bagus untuk jantung?
Dr. Rony M. Santoso, Sp.JP (K), FIHA, FESC, FAPSC, FSCAI, dokter spesialis jantung dari Primaya Hospital Tangerang, juga berpendapat yang sama. Baik dr. Bambang maupun dr. Rony sepakat bahwa olahraga yang baik untuk kesehatan jantung adalah olahraga aerobik.
"Yang terbaik kalau terkait dengan pencegahan itu kalau olahraga jenis aerobik. Jadi apakah itu senam, joging, berenang, semacam itu," ucap dr. Bambang.
Ia melanjutkan, olahraga beban memang baik. Namun, untuk pencegahan penyakit jantung, olahraga aerobik lebih dianjurkan.
Hal senada disampaikan oleh dr. Rony, olahraga aerobik memiliki beragam manfaat bagi tubuh.
"Olahraga itu benefit-nya banyak sekali buat tubuh, jadi walaupun target kita 130-140 (denyut), kita mencapainya dalam waktu yang bertahap, jadi enggak langsung loncat," kata dr. Rony.
"Nah, yang bertahap itu apa? Banyakan kita lakukan kardio, joging, senam, berenang, olahraga pernapasan, pilates, yoga, dan lain sebagainya," jelasnya.
Baca juga: Profil La Ode Haimudin, Kandidat Kuat Calon Ketua DPD PDIP Gorontalo
Daftar Buah-buahan dan Makanan Sehat yang Baik untuk Jantung
Buah-buahan dan Buah Beri
Buah-buahan dan buah beri adalah sumber nutrisi yang luar biasa untuk menjaga kesehatan jantung.
Kedua jenis buah ini kaya akan fitonutrien dan antioksidan yang membantu mencegah kerusakan sel dan mengurangi peradangan.
Serat di dalamnya juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL).
Beberapa pilihan buah-buahan dan beri yang direkomendasikan antara lain:
Buah Beri: Blackberry, blueberry, raspberry, dan stroberi.
Buah-buahan Lain: Apel, jeruk, anggur, mangga, pepaya, pir, dan delima.
Sumber Omega-3
Asam lemak Omega-3 adalah nutrisi penting yang membantu melindungi jantung dari penumpukan plak di arteri, mengurangi trigliserida, dan meningkatkan kolesterol baik (HDL). Omega-3 bisa didapatkan dari:
Ikan: Ikan salmon, haring, kembung, halibut, tuna, dan trout.
Kacang dan Biji-bijian: Kacang kenari, biji rami, biji chia, dan biji labu.
Makanan Sehat Lainnya untuk Jantung
Selain buah-buahan dan sumber omega-3, beberapa jenis makanan lain juga sangat disarankan untuk menjaga kesehatan jantung:
Gandum Utuh: Oatmeal dan beras merah.
Produk Berbahan Kedelai: Tahu dan edamame. Mengganti protein hewani dengan kedelai dapat membantu menurunkan kolesterol.
Sayuran: Sayuran penuh warna seperti wortel, ubi jalar, tomat, dan labu, serta sayuran berdaun hijau seperti bayam dan kangkung.
Cokelat Hitam: Kaya akan flavonoid, antioksidan yang membantu meningkatkan aliran darah dan tekanan darah. Pilihlah cokelat hitam dengan kandungan minimal 70 persen.
Menerapkan pola makan yang seimbang dengan mengonsumsi makanan-makanan ini secara rutin dapat menjadi langkah efektif untuk menjaga jantung tetap sehat dan berfungsi optimal.
Artikel ini dioptimasi TribunGorontalo.com dari Kompas.com dan Tribun-Health
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-olahraga-futsal.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.