PEMPROV GORONTALO
Pemprov Gorontalo Tekankan Pentingnya Profesionalisme dan Integritas Pers di Temu Jurnalis 2026
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menitipkan harapan besar kepada insan pers untuk terus menjaga profesionalisme, akurasi informasi
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kadis-Kominfo-Gorontalo-Trizal-Entengo-saat-berpidato.jpg)
Ringkasan Berita:
- Pemerintah Provinsi Gorontalo menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas pers dalam acara Temu Jurnalis 2026
- Kepala Dinas Kominfotik Trizal Entengo mewakili Gubernur Gusnar Ismail menyampaikan bahwa pers adalah mitra strategis pembangunan
- Kegiatan ini diinisiasi oleh lima organisasi konstituen Dewan Pers untuk memperkuat kualitas pemberitaan publik
- Pemprov Gorontalo mengajak media mendukung kesuksesan agenda nasional Pekan Nasional Tani dan Nelayan di wilayah tersebut
TRIBUNGORONTALO.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Gorontalo menitipkan harapan besar kepada insan pers untuk terus menjaga profesionalisme, akurasi informasi, dan integritas dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Pesan tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi Gorontalo, Trizal Entengo, saat menghadiri pembukaan Temu Jurnalis di Wombohe Jurnalis, Jalan Taman Hiburan II, Kota Gorontalo, Jumat (12/6/2026).
Trizal hadir mewakili Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail yang berhalangan hadir karena sedang menjalankan tugas di luar daerah.
Di hadapan puluhan jurnalis yang hadir, Trizal terlebih dahulu menyampaikan permohonan maaf dari Gubernur Gorontalo yang tidak dapat membersamai kegiatan tersebut.
Dirinya mengatakan pemerintah daerah memandang pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.
Oleh karena itu, pemerintah berharap insan pers terus menjaga kualitas pemberitaan dan tetap berpihak pada kepentingan publik.
Menurut Trizal, tema yang diangkat pada Temu Jurnalis tahun ini, yakni Jurnalis Cerdas, Kritis, dan Berintegritas, sejalan dengan harapan pemerintah terhadap peran media saat ini.
"Ini menjadi motivasi bagi kita sekalian bagaimana karakter jurnalis yang cerdas, yang kritis, dan berintegritas mampu diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas," ujarnya.
Ia menjelaskan, jurnalis yang cerdas tidak hanya mampu menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga mampu mengolah dan memverifikasi setiap informasi sebelum dipublikasikan.
Di sisi lain, sikap kritis juga dibutuhkan agar media tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat maupun penyelenggaraan pemerintahan.
Namun, menurutnya, sikap kritis tersebut harus tetap dibarengi dengan integritas dan berlandaskan fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.
"Bagaimana seorang jurnalis mampu mengelola informasi menjadi informasi yang akurat dan bisa diyakini kebenarannya, itu yang menjadi harapan kita bersama," katanya.
Selain itu, Trizal menegaskan pemerintah provinsi tidak menginginkan tema tersebut hanya menjadi slogan dalam kegiatan seremonial semata.
Sebaliknya, nilai-nilai kecerdasan, sikap kritis, dan integritas harus benar-benar diwujudkan dalam kerja jurnalistik sehari-hari.
Baca juga: Gubernur Gusnar Sambut Hangat Organisasi Pers Gorontalo, Dukung Agenda Temu Jurnalis