Harga BBM Naik
Kenaikan Harga BBM di Kota Gorontalo, Dexlite Sepi Peminat
Kenaikan harga bahan bakar berjenis Dexlite tidak membuat peningkatan peminat di Kota Gorontalo
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kondisi-antrean-di-SPBU-Kota-Gorontalo-Senin-2042026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kenaikan harga menyebabkan BBM jenis Dexlite kurang diminati di SPBU Andalas, Kota Gorontalo. Pengguna kendaraan besar lebih memilih mengantre panjang demi Solar
- Antrean di SPBU didominasi oleh kendaraan roda empat dan enam yang mengisi Solar, serta kendaraan roda dua dan tiga yang mengisi Pertalite
- Koordinator SPBU memastikan pasokan BBM tetap stabil dan aman karena pengiriman dilakukan secara rutin setiap hari
TRIBUNGORONTALO.COM – Bahan bakar berjenis Dexlite tidak mengalami peningkatan peminat di Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo.
Pantauan TribunGorontalo.com di lapangan pada Senin (20/4/2026) dari sekitar pukul 10.30 hingga 13.50 Wita hampir tidak terlihat kendaraan yang mengisi Dexlite.
Pengendara lebih banyak mengisi BBM berjenis solar yaitu kendaraan besar yang sudah antre sejak sebelum SPBU buka.
Diikuti dengan kenderaan roda dua, tiga yang mengisi pertalite. Hanya saja jumlahnya lebih banyak roda empat dan enam.
Petugas SPBU melayani masyarakat dengan sigap. Antrean di SPBU Andalas Kota Gorontalo juga terbilang normal.
Salah satu petugas Noval Ahmad menyebutkan bahwa untuk mobil yang mengisi Dexlite hanya sedikit.
Sejak pagi baru ada beberapa yang melakukan pengisian salah satunya mobil Fortuner.
"Tadi ada satu mobil Fortuner dia isi Rp700 ribu. Memang Dexlite kurang peminat apalagi harga lagi naik," ungkapnya kepada TribunGorontalo, Senin.
Ia mengaku rata-rata yang mengisi Dexlite mobil-mobil pribadi dan juga perusahaan.
"Ada juga dari perusahaan yang mengisi Dexlite di sini tapi rata-rata pengusaha lari ke Solar tapi itu konsekuensi harus antre panjang," bebernya.
Menurutnya untuk penggunaan bahan bakar berjenis Dexlite hampir 400 liter per hari.
"Kadang sampai 400 liter atau 1 ton kalau ada proyek itu habis," bebernya.
Sementara itu untuk BBM berjenis pertamax juga terbilang sedikit ketimbang bahan bakar berjenis lain.
Menurut Jul Fahmi selaku petugas SPBU bahwa rata-rata penggunaan pertamax habis 1,500 liter per hari.