Jumat, 20 Maret 2026

Kebakaran di Gorontalo

Kesaksian Irfan Botutihe Korban Kebakaran di Dulalowo Gorontalo, Rumah Nyaris Jadi Abu

Irfan Botutihe menceritakan pengalamannya saat kebakaran di Jalan Madura, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Kesaksian Irfan Botutihe Korban Kebakaran di Dulalowo Gorontalo, Rumah Nyaris Jadi Abu
TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu
KEBAKARAN RUMAH -- Irfan Botutihe, warga Kelurahan Dulalowo, Kota Gorontalo, saat ditemui TribunGorontalo.com, Rabu (17/12/2025). Irfan menceritakan kondisi rumahnya. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Irfan Botutihe menceritakan pengalamannya saat kebakaran di Jalan Madura, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo.

Irfan mengaku saat peristiwa terjadi dirinya tidak berada di rumah. Ia sedang berada di Kecamatan Sipatana ketika sebuah panggilan telepon dari keluarga membuatnya terkejut.

Kabar yang diterima singkat: rumahnya terbakar.

“Akhirnya saya dari sana (Sipatana) langsung ke sini, dan melihat api di sebelah sini mulai membesar,” ujarnya saat diwawancarai eksklusif TribunGorontalo.com, Rabu (17/12/2025).

Sesampainya di lokasi, kepanikan langsung menyelimuti dirinya. Api tampak berkobar di rumah sebelah yang berbatasan langsung dengan kediamannya.

Dalam kondisi cemas, Irfan berupaya masuk ke rumah untuk menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa diamankan. Namun niat tersebut tak berjalan mulus. Petugas TNI yang berada di lokasi melarangnya masuk demi keselamatan.

“Katanya jangan masuk, biar mereka saja yang menyelamatkan barang-barang tersebut,” ungkapnya.

Di tengah situasi kacau, Irfan juga diliputi kecemasan lain. Ia mengaku tidak mengetahui keberadaan istri dan dua anaknya. Padatnya warga di sekitar lokasi membuat komunikasi terputus.

“Pikiran sudah kacau, istri dan anak-anak juga tidak tahu ada di mana,” tuturnya.

Rumah yang hampir dilalap api itu selama ini juga difungsikan Irfan sebagai bengkel mobil. Ia bersyukur, saat kejadian tidak ada kendaraan pelanggan yang terparkir di depan rumah.

Beruntung, sebagian besar barang di lantai satu masih bisa diselamatkan. Namun kondisi berbeda terjadi di lantai dua.

“Lantai dua habis. Kalau di atas ada ijazah dari SD sampai SK kerja anak saya dan seluruh perlengkapan,” katanya lirih.

Ia menjelaskan, di lantai dua terdapat dua kamar yang seluruh isinya tak terselamatkan. Dokumen penting dan barang pribadi keluarga menjadi korban amukan si jago merah.

Pasca kejadian, Irfan memilih bermalam di rumah kerabat karena kondisi rumah belum memungkinkan untuk ditempati. Meski demikian, ia tetap bersyukur karena rumahnya tidak rusak total.

“Bersyukur rumah tidak ludes, hanya lantai dua dan sisi rumah sebelah timur yang rusak karena berbatasan langsung dengan rumah yang ludes,” ujarnya.

Pantauan di lokasi, Irfan terlihat mulai menata ulang rumahnya. Sejumlah bagian bangunan tampak rusak, sementara perabotan yang berhasil diselamatkan kini ditumpuk di depan rumah.

Ia berharap kondisi segera kembali normal agar keluarganya bisa kembali tinggal di rumah tersebut.

“Tinggal tunggu air dan listrik, kalau sudah normal sudah bisa tinggal,” pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kebakaran di Jalan Madura berdampak pada enam rumah warga, dengan dua di antaranya ludes terbakar. Sebanyak 16 kepala keluarga dengan total 51 jiwa terdampak dalam peristiwa tersebut. 

Baca juga: Cek NIK KTP Anda Lewat HP, Ketahui Penerima Bansos Desember 2025

Api Hanguskan Rumah Warga

Kebakaran terjadi di Jalan Madura, Kelurahan Dulalowo, Kecamatan Kota Tengah, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, Selasa (16/12/2025).

Meski terpantau TribunGorontalo.com pada pukul 13.00 Wita, namun laporan otoritas resmi, kebakaran itu sudah mulai terjadi setengah jam sebelumnya. 

Api mengamuk, menghanguskan sejumlah rumah di kawasan padat penduduk. 

Informasi sementara pengamatan di lapangan, lebih dari satu rumah yang terbakar.

Asap hitam tebal membumbung ke langit sertai dengan kobaran api.

Beberapa kali terdengar dentuman keras. Namun, belum diketahui suara yang menyerupai petasan itu berasal dari benda apa. 

Namun diketahui, rumah yang terbakar ini merupakan milik seorang pria yang sehari-hari bekerja sebagai teknisi pendingin mobil. 

Sejumlah warga bahu-membahu memadamkan api. 

Aparat TNI dan masyarakat terlihat berjibaku mengangkut barang-barang, sementara personil damkar berusaha keras melakukan pemadaman.

Suasana begitu sesak karena masyarakat banyak berkerumun di lokasi yang menyulitkan.

Hingga saat ini suasana masih dilakukan penanganan.

Petugas PLN telah memutus arus listrik untuk menghindari hubungan pendek arus listrik. 

Terlihat para pemuda rela memanjat genteng demi memadamkan api. Sekaligus berharap api tak menjalar ke rumah tetangga. 

 

(TribunGorontalo.com/Herjianto Tangahu)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Maret 2026 (30 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 14:59
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved