Gorontalo Half Marathon
Warna-warni Cerita Peserta Gorontalo Half Marathon 2025, dari Polwan hingga Pelari Telat
Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025 menghadirkan ribuan pelari dari berbagai daerah di Gorontalo maupun luar daerah.
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-peserta-Gorontalo-Half-Marathon-2025.jpg)
Ringkasan Berita:
- Yugi polwan Pohuwato pertama kali ikut 10K, Lulu datang pagi demi kategori 10K
- Peserta menilai GHM 2025 menyenangkan, memberi semangat, serta berdampak positif bagi ekonomi dan pariwisata
- Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail melepas peserta 10K, menyambut pelari dari luar daerah
TRIBUNGORONTALO.COM – Gorontalo Half Marathon (GHM) 2025 menghadirkan ribuan pelari dari berbagai daerah di Gorontalo maupun luar daerah.
Di balik garis start dan finis, setiap peserta membawa cerita unik tentang pengalaman mereka mengikuti event ini.
Awak TribunGorontalo.com menemui empat peserta yang membagikan kisah berbeda, mulai dari persiapan, latihan, hingga keseruan di lintasan, usai mengikuti lomba pada Minggu (7/12/2025).
Yugi Pricilia Latief, peserta asal Telaga, Kabupaten Gorontalo, sehari-hari bertugas sebagai polwan di Pohuwato.
Ia baru pertama kali mengikuti kategori 10K sehingga sangat antusias mengikuti agenda berskala nasional tersebut.
“Ini pertama kali saya ambil 10K, jadi perasaannya campur antara deg-degan dan senang,” ujarnya.
Yugi menekankan persiapan mental dan outfit lari lebih penting baginya daripada hal teknis lain.
“Lebih ke mental dan outfit sih kak, kalau fisik kami di kesatuan memang sering latihan berat,” tambahnya.
Ia berharap tahun depan jumlah peserta semakin banyak.
“Semoga tahun depan lebih ramai lagi. Event ini bikin semangat,” kata Yugi.
Baca juga: Perjuangan Cindy Pomalingo Taklukkan Gorontalo Half Marathon 2025, Sempat Kecewa Kehabisan Tiket
Cerita Lulu Tohopi
Lulu Tohopi dari Heledulaa Utara, Kota Gorontalo, tiba di Lapangan Taruna Remaja sekitar pukul 04.45 Wita. Ia juga mengambil kategori 10K untuk pertama kali.
“Baru pertama ikut GHM. Rasanya sangat menyenangkan,” kata Lulu.
Sebagai persiapan, Lulu rutin berlatih tiga kali seminggu agar bisa mencapai garis finish dengan lancar.
Menurutnya, atmosfer GHM luar biasa sehingga ia berharap event serupa kembali digelar tahun depan.
“Kalau ada panitia bikin lagi tahun depan, mantap! Ramai dan bikin semangat,” ujarnya.