Sabtu, 28 Maret 2026

Penikaman di Pasar Sentral

Penikaman Gegerkan Pelataran Pasar Sentral Kota Gorontalo, Ratusan Pengunjung Panik Berhamburan

Suasana santai di Pasar Sentral Kota Gorontalo mendadak mencekam setelah terjadi aksi penikaman, Sabtu malam (06/12/2025) jelang Minggu dini hari.

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Penikaman Gegerkan Pelataran Pasar Sentral Kota Gorontalo, Ratusan Pengunjung Panik Berhamburan
TribunGorontalo.com
RICUH PASAR SENTRAL -- Tangkapan layar video kericuhan di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo malam tadi, Sabtu (6/12/2025). 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Suasana santai di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo mendadak mencekam setelah terjadi aksi penikaman, Sabtu malam (06/12/2025) jelang Minggu dini hari.

Area pelataran yang kini menjadi salah satu pusat keramaian UMKM itu sebelumnya dipadati ratusan warga yang menikmati kopi, kuliner malam, hingga hiburan.

Malam minggu memang menjadi waktu teramai, dengan deretan meja dan kursi memenuhi hampir seluruh pelataran.

Namun keriuhan itu pecah ketika dua pengunjung berselisih hingga berujung penikaman.

Saksi menyebut peristiwa berlangsung cepat, hanya hitungan detik sebelum korban jatuh dan kericuhan menyebar ke seluruh area.

Sejumlah kursi dan meja tampak rusak akibat dorong-dorongan saat warga panik mencari jalan keluar.

Ratusan pengunjung berhamburan meninggalkan lokasi, sementara pedagang UMKM ikut panik mengevakuasi barang dagangan mereka.

Beberapa ibu-ibu terlihat menangis dan memanggil anggota keluarga mereka di tengah situasi kacau.

Belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas pelaku maupun kondisi korban.

Aparat disebut telah mengamankan lokasi tak lama setelah kejadian dan mulai melakukan olah tempat kejadian perkara.

Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan penyelidikan serta memeriksa sejumlah saksi untuk mengetahui motif penikaman tersebut. 

Pasar Sentral Kini

Aktivitas UMKM di kawasan Pasar Sentral Kota Gorontalo sebenarnya tengah berada pada puncak keramaian dalam beberapa bulan terakhir.

Setiap malam, terutama akhir pekan, ratusan warga memilih nongkrong di area yang kini dipenuhi 54 tenant kopi yang tersebar di sisi barat, utara, selatan, dan timur pasar.

Kehadiran barisan pedagang ini membuat Pasar Sentral kembali hidup selepas bertahun-tahun dikenal sepi.

Salah satu pelaku UMKM, Dede Latama, menyebut dua bulan terakhir menjadi masa paling menjanjikan bagi para penjual kopi.

Menurutnya, ramainya pengunjung membuat pendapatan para pedagang meningkat drastis.

“Awalnya sepi, tapi sekarang ramai lagi karena banyak pelaku UMKM berjualan di sini,” ujarnya.

Bersama tiga temannya yang masih berstatus mahasiswa, Dede mengaku pendapatannya naik hingga 50 persen sejak berjualan di pelataran pasar.

Cerita serupa datang dari Rizki Potale, pedagang kopi lain yang mampu meraup pendapatan jutaan rupiah hanya dalam waktu tiga minggu.

Ia menilai antusiasme pengunjung dipicu oleh keberadaan live music yang rutin digelar setiap malam.

“Kalangan muda paling banyak datang kalau ada live music. Suasananya jadi hidup,” katanya.

Para pedagang berharap Pemerintah Kota Gorontalo menambah fasilitas seperti lampu penerangan dan area parkir, mengingat beberapa titik masih gelap dan rawan berdesakan saat malam semakin ramai.

Di sisi pengunjung, antusiasme serupa juga dirasakan Aprilia Potabuga, warga Kotamobagu yang terkejut melihat perubahan pesat Pasar Sentral.

Ia mengingat kawasan itu dulu hanya diisi dua tenant, jauh dari hiruk-pikuk malam seperti saat ini.

Menurutnya, kebijakan memberi ruang bagi anak muda berjualan merupakan langkah positif dalam mendorong ekonomi kreatif.

Hal yang sama disampaikan Ayu Mohammad, yang menilai Pasar Sentral kini kembali hidup dan mulai tertata lebih baik.

Ia juga mendukung imbauan pemerintah agar para pedagang tetap menjaga kebersihan area, mengingat pasar kembali berfungsi sebagai pusat jual-beli di pagi hari.

(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved