Peran Saka Nasional Gorontalo
Kontingen Banggai Puji Penyambutan Pemkab Gorontalo, Wawan Aprianto: Kekeluargaannya Terasa Sekali
Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Banggai tiba di Gorontalo untuk mengikuti Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Nasional 2025.
Penulis: Fajri A Kidjab | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kontingen-Banggai-ikuti-Peran-Saka-Nasional-2025.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kontingen Banggai memuji penyambutan Pemkab Gorontalo
- Wawan Aprianto Nasir tak sabar menjelajahi Gorontalo
- Kontingen Banggai merupakan peserta Peran Saka Nasional
TRIBUNGORONTALO.COM, Limboto – Kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) Banggai tiba di Gorontalo untuk mengikuti Perkemahan Antar Satuan Karya (Peran Saka) Nasional 2025.
Kedatangan mereka disambut hangat oleh pemerintah daerah bersama jajaran Kwartir Cabang dan Pusdiklatcab Gorontalo.
“Kesan pertama, alhamdulillah disambut dengan baik oleh pemerintah Gorontalo bersama unsur pimpinan Kwartir Cabang dan Pusdiklatcab. Bahkan kami disiapkan homestay,” ujar Wawan Aprianto Nasir, Waka Keuangan Sarana dan Prasarana Kwarcab Banggai sekaligus Kepala Pusdiklatcab Tompotika saat ditemui TribunGorontalo.com seusai pemeriksaan kesehatan di Gedung Kasmat Lahay, Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada Sabtu (01/11/2025).
Kontingen Banggai membawa 24 peserta, 10 pembina pendamping, serta 5 peninjau dari Dewan Kerja, sehingga total berjumlah 39 orang. Mereka berasal dari berbagai Satuan Karya, di antaranya Wana Bakti, Bhayangkara, Widya Budaya Bakti, Kencana, Bahari, dan Bakti Husada.
Wawan menjelaskan, para peserta telah menyiapkan kreativitas sesuai dengan satuan karya masing-masing untuk ditampilkan dalam kegiatan.
“Insyaallah semua kegiatan akan kami ikuti. Kami berharap kegiatan ini sukses dan bisa berlanjut di masa mendatang,” katanya.
Ia menambahkan, hal yang paling dinantikan adalah penampilan dari Kwartir Cabang dan Kwartir Daerah Gorontalo pada sesi pembukaan.
Bukan kali pertama, Wawan mengaku sudah lima kali berkunjung ke Gorontalo. Menurutnya, budaya dan keramahan masyarakat setempat selalu meninggalkan kesan mendalam.
“Penyambutannya sangat akrab, kekeluargaannya terasa sekali. Kami juga menantikan kuliner khas di Limboto dan Kota Gorontalo,” ungkapnya.
Selain aktif di kepramukaan, Wawan sehari-hari bertugas sebagai fungsional Penggerak Sumber Daya Masyarakat di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Banggai.
Pada kesempatan yang sama, Pimpinan Rombongan Kontingen Banggai, Ramlan Labay, menyampaikan antusiasmenya terhadap rangkaian kegiatan yang akan berlangsung.
Ramlan mengatakan ada tiga hal utama yang paling dinantikan dalam kegiatan ini. Pertama, berbagai penampilan dan kegiatan yang akan digelar selama perkemahan. Kedua, upacara pembukaan yang biasanya menampilkan tarian kolosal dengan perpaduan budaya lokal dan nasional.
“Itu yang ditunggu-tunggu, bisa jadi bahan percontohan untuk dibawa pulang ke daerah masing-masing,” ujarnya.
Selain itu, kontingen Banggai juga menantikan pengalaman berkemah langsung di Bumi Perkemahan Bongohulawa.
“Kami ingin merasakan suasana dan udara di lokasi perkemahan,” tambahnya.
Kontingen Banggai berangkat dari Pagimana menggunakan kapal feri hingga tiba di Gorontalo kemarin pagi.
Ramlan sendiri mengaku sudah delapan kali berkunjung ke Gorontalo. Namun, kali ini terasa berbeda karena penyambutan yang diberikan panitia.
“Penyambutannya luar biasa. Begitu tiba langsung registrasi, sudah ada LO untuk tiap provinsi, transportasi juga disiapkan. Kami tinggal datang, melapor, lalu dimobilisasi ke lokasi perkemahan,” jelasnya.
Setelah menjalani registrasi dan skrining kesehatan, kontingen Banggai menuju Bumi Perkemahan Bongohulawa untuk membangun tapak kemah.
Mereka juga menantikan jadwal kunjungan wisata yang menjadi bagian dari kegiatan.
“Salah satu tujuan datang ke Gorontalo juga untuk mengunjungi daerah wisata, misalnya Saronli,” jelas Ramlan.
Baca juga: Dari Aceh ke Gorontalo, Rafiqa Rahmah Bawa Semangat Pramuka dan Mimpi Jadi Polwan
Mengenal Peran Saka Nasional
Kegiatan Peran Saka Nasional 2025 akan dibuka mulai 3 November mendatang. Agenda yang berlangsung selama sepekan ini diikuti peserta dari 34 provinsi di Indonesia dengan jumlah mencapai sekitar 1.700 orang.
Mereka akan berkemah dan mengikuti berbagai kegiatan edukatif di Bongohulawa, Kecamatan Limboto.
Para peserta terlebih dahulu menjalani registrasi ulang dan skrining kesehatan di Gedung Kasmat Lahay, Limboto.
Pendaftaran ulang dibuka hingga 2 November 2025, dan hingga siang tadi peserta dari berbagai daerah mulai mendaftarkan diri.
Kabid Administrasi Ranting Kerja Peran Saka Nasional, Rica Zariman, mengatakan tiga kontingen pertama yang tiba di Gorontalo berasal dari Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, dan Riau.
“Diprediksi kepadatan peserta terjadi besok, karena kontingen dari luar Sulawesi baru tiba tanggal satu,” ujar Rica.
Ia menyebut ada lima loket pendaftaran yang disiapkan untuk verifikasi administrasi serta pemeriksaan kesehatan peserta. “Akan ada lima loket pendaftaran yang menjadi tempat verifikasi administrasi,” jelasnya.
Sejumlah kementerian Republik Indonesia juga dijadwalkan hadir pada Senin (3/11/2025).
Pantauan Tribun Gorontalo, Bupati Sofyan Puhi meninjau langsung Bumi Perkemahan Bongohulawa siang ini. Ia didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Sugondo Makmur serta unsur Forkopimda Kabupaten Gorontalo.
Terlihat para peserta mulai mendirikan tenda di berbagai lokasi perkemahan, baik di sisi utara, selatan, timur, maupun barat.
Sementara itu, panitia terus menyiapkan berbagai kebutuhan teknis agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.