Senin, 23 Maret 2026

UAS di Gorontalo

Ustaz Abdul Somad Ingatkan ASN Gorontalo Supaya Amanah: Pahalanya untuk Satu Kabupaten

Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan tausiah di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Jl Achmad A Wahab

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Ustaz Abdul Somad Ingatkan ASN Gorontalo Supaya Amanah: Pahalanya untuk Satu Kabupaten
TribunGorontalo.com/Fajri Kidjab
NAVIGASI IMAN -- Ustaz Abdul Somad (UAS) saat memberikan tausiah di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Kabupaten Gorontalo, Jumat (24/10/2025) pagi. UAS mengingatkan ASN Gorontalo untuk profesional dalam bekerja. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Ustaz Abdul Somad (UAS) memberikan tausiah di Masjid Agung Baiturrahman Limboto, Jl Achmad A Wahab, Kabupaten Gorontalo, pada Jumat (24/10/2025).

Program 'Navigasi Iman Edisi Spesial Restorasi Day' yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Gorontalo ini dimulai 07.20 Wita.

Ustaz Abdul Somad (UAS) menyoroti pentingnya amanah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).

Ia menekankan bahwa status sebagai ASN adalah nikmat yang harus disyukuri dan dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“ASN ini nikmat yang luar biasa. Setiap detiknya dibayar oleh negara. Kalau dia beramal saleh, pahalanya untuk satu kabupaten,” ujar UAS yang pernah menjadi ASN selama 11 tahun.

Namun, ia juga mengingatkan konsekuensi bagi ASN yang tidak amanah. 

Mereka akan dimintai pertanggungjawaban oleh seluruh warga di daerah. Ia memisalkan jumlah warga Kabupaten Gorontalo sebanyak 400.000 orang, maka ASN bersangkutan harus menanggung semuanya.

“Kalau ada ASN yang terlambat masuk dan pulangnya cepat, dia digaji dari APBD milik 400.000 penduduk Gorontalo. Di akhirat dia mesti minta izin kepada 400.000 orang,” tegasnya.

UAS mencontohkan bahwa amal seseorang bisa habis di akhirat jika ia menzalimi orang lain, termasuk masyarakat yang menggaji ASN melalui pajak. 

Ia mengajak ASN untuk lebih bertanggung jawab dan menjaga integritas dalam menjalankan tugas.

“Ceramah ini bukan untuk menakutkan, tapi agar kita lebih bertanggung jawab,” bebernya.

Aparatur Sipil Negara (ASN) juga wajib disiplin waktu dan pelayanan publik. 

“Kalau sampai lambat berarti dia korupsi. Korupsi itu bukan cuma uang, korupsi waktu,” ujar UAS. 

Ia menegaskan bahwa keterlambatan ASN dalam menjalankan tugasnya bisa menjadi bentuk pengkhianatan terhadap amanah yang diberikan oleh negara dan masyarakat.

ASN diminta tidak mengabaikan kewajiban melayani masyarakat demi menjalankan ibadah sunah. 

“Mengurus orang banyak wajib, salat Dhuha sunah. Meninggalkan yang wajib gara-gara yang sunah, itu keliru,” katanya.

Ia mencontohkan situasi di mana masyarakat harus antre panjang untuk mengurus dokumen, sementara pegawai tidak berada di tempat karena alasan ibadah sunah. 

“Salatnya dua rakaat, scroll-nya satu jam,” sindirnya.

Ucapan UAS itu sontak mengundang gelak tawa jemaah.

Agar displin, ASN dapat memulai hari dengan semangat dan kesiapan spiritual. 

“Bangun pagi, salat, zikir, masak, sarapan, cipika-cipiki dengan keluarga, duduk sejenak, berangkat Bismillah tawakkaltu ‘alallah,” tukas UAS.

Bupati Ungkap Peran Navigasi Iman bagi ASN

Pemerintah Kabupaten Gorontalo resmi mengganti kegiatan olahraga pagi pegawai yang biasa dilaksanakan setiap Jumat menjadi kegiatan keagamaan di masjid.

Mulai pukul 07.00 WITA, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gorontalo, termasuk di tingkat kecamatan, diwajibkan hadir di masjid untuk mengikuti program Navigasi Iman.

Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, dalam kegiatan Navigasi Iman yang digelar pada Jumat (24/10/2025).

“Olahraga pagi yang biasanya dilakukan setiap Jumat, kini kami pindahkan ke hari Minggu. Setiap Jumat pagi, seluruh ASN hadir di masjid,” ujar Bupati Sofyan Puhi dalam sambutannya.

Ia menjelaskan bahwa program Navigasi Iman bertujuan menjadi panduan spiritual bagi para ASN dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada agama, bangsa, dan negara.

“Kami berharap, dengan beberapa jam ASN berada di masjid, ini bisa menjadi arah dan tujuan kita dalam pengabdian,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, penceramah dalam program ini akan bergantian setiap pekan. 

Pada pelaksanaan Navigasi Iman kali ini, hadir penceramah nasional Ustaz Abdul Somad (UAS) dan dihadiri ribuan masyarakat dari berbagai kalangan.

Kehadiran UAS disebut sebagai bentuk berkah dan jawaban atas doa yang telah dipanjatkan selama sembilan bulan oleh panitia dan tokoh masyarakat.

“Pak Habib menyampaikan kepada saya rencana menghadirkan Pak UAS sejak sembilan bulan lalu. Kami berdoa siang dan malam agar beliau bisa hadir. Alhamdulillah, hari ini doa itu terkabul,” ungkap Sofyan.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved