Pohon Tumbang di Gorontalo
12 Siswa SMP Tilango Gorontalo jadi Korban Pohon Tumbang, Guru Tertimpa Plafon
Total sebanyak 12 siswa jadi korban pohon tumbang di SMP Negeri 1 Tilango, Kabupaten Gorontalo pada Senin (1/9/2025).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/POHON-TUMBANG-Potret-kelas-rusak-gara-gara-pohon-tumbang.jpg)
Hasil perhitungan pemerintah daerah menyatakan total kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
“Berdasarkan perhitungan Pemda kemarin, itu sekitar Rp 300 juta, sekalian dengan kursi dan meja,” ungkap Sutirman, Selasa (2/9/2025).
Meski demikian, pihak sekolah memastikan aktivitas belajar tetap berlangsung.
Para siswa kelas terdampak dipindahkan ke ruang tak terpakai dan laboratorium komputer.
Sutirman menambahkan, pihaknya masih menunggu tindak lanjut pemerintah daerah terkait rehabilitasi gedung.
“Rencana rehab ruang rusak, masih dimintai data oleh dinas,” jelasnya.
Kehadiran Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo di lokasi setelah insiden disebut, menjadi sinyal kuat bahwa perbaikan akan segera dilakukan.
“Bupati yang sudah menginstruksikan Sekda, kebetulan ada kemarin. Dari pihak lingkungan hidup dan mungkin perencanaan pembangunan, itu sudah diwanti-wanti untuk segera memperbaiki ruang kelas,” kata Sutirman.
Selain soal perbaikan, Sutirman juga menyoroti soal keberadaan pohon-pohon tinggi di sekitar sekolah yang masih berpotensi membahayakan.
“Sekolah berharap supaya (ada penanganan), justru pohon-pohon kelapa ini yang menjadi kekhawatiran kami,” ujarnya. (*)