Berita Internasional
Pemimpin Jaringan Ransomware Ukraina Masuk Daftar Buronan Paling Dicari Uni Eropa
Badan kepolisian Uni Eropa (Europol) memasukkan nama seorang warga Ukraina, Volodymyr Tymoshchuk (28), ke dalam daftar buronan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BURON-Seorang-hacker-ukraina-masuk-daftar-paling-dicari-di-Uni-Eropa.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM – Badan kepolisian Uni Eropa (Europol) memasukkan nama seorang warga Ukraina, Volodymyr Tymoshchuk (28), ke dalam daftar buronan paling dicari pada Rabu (10/9/2025).
Ia dituduh memimpin jaringan kejahatan siber yang menimbulkan kerugian hingga miliaran dolar AS di seluruh dunia.
Tymoshchuk diduga terlibat dalam penyebaran ransomware “Lockergoga”, yang menyerang ratusan perusahaan dan memaksa mereka membayar tebusan.
Aktivitas kelompok ini diperkirakan menyebabkan kerugian global lebih dari USD 18 miliar (EUR 15 miliar).
“Buronan ini dicari oleh beberapa negara dan dianggap sebagai target prioritas utama bagi penegak hukum internasional,” kata Europol dalam pernyataannya.
Identifikasi terhadap Tymoshchuk merupakan hasil investigasi internasional yang melibatkan kerja sama erat antara penyidik di Prancis, Jerman, Norwegia, Swiss, Ukraina, Inggris, dan Amerika Serikat.
Sejumlah anggota kelompoknya telah ditangkap di Ukraina.
Menurut Europol, aparat penegak hukum telah berhasil memetakan struktur jaringan, mulai dari pengembang malware, spesialis peretasan, hingga pihak pencuci uang yang mengelola hasil kejahatan.
Sebagai tambahan, Departemen Kehakiman AS menawarkan hadiah hingga USD 10 juta bagi siapa pun yang memberikan informasi yang mengarah pada penangkapan Tymoshchuk.
(*)
| Presiden Amerika Sebut Iran Setuju Lepas Iranium, Tanda Negosiasi Makin Menguat? |
|
|---|
| Salah Kutip Pernyataan Paus, Trump Tuai Koreksi dari CNN |
|
|---|
| Perang Tanpa Peluru, AS dan Iran Saling Cekik Ekonomi di Selat Hormuz |
|
|---|
| China Kecam Blokade Amerika di Pelabuhan Iran, Xi Jinping Janji Ambil Peran Perdamaian |
|
|---|
| Diserang Presiden Amerika Donald Trump, Paus Leo XIV Tegas Tolak Perang Iran |
|
|---|