Kamis, 11 Juni 2026

Pemkab Gorontalo Utara

Bupati Gorut Thariq Modanggu Hadiri Halal Bihalal KAHMI, Bicara Hilirisasi Ternak dan Sekolah Garuda

Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menghadiri kegiatan halal bihalal keluarga Besar KAHMI, HMI, Forkohati, serta Kohati

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
zoom-inlihat foto Bupati Gorut Thariq Modanggu Hadiri Halal Bihalal KAHMI, Bicara Hilirisasi Ternak dan Sekolah Garuda
Pemkab Gorontalo Utara
SILATURAHMI - Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, menghadiri kegiatan halal bihalal keluarga Besar KAHMI, HMI dan FORKOHATI/KOHATI pada Rabu (8/4/2026). 

“Kami sudah menyiapkan lahan 40 hektare untuk pembangunan Sekolah Garuda. Kami berharap dukungan dari pemerintah provinsi dan pusat agar ini bisa segera terwujud,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari implementasi nilai-nilai kaderisasi dalam membangun daerah.

“Ini bagian dari kerja-kerja peradaban pasca kaderisasi. Hari ini saya mulai memahami makna kaderisasi yang sesungguhnya,” ungkap Thariq.

Ia juga menyinggung suasana halal bihalal yang terasa berbeda dari biasanya.

“Saya sempat berpikir biasanya halal bihalal ada penceramah. Tapi hari ini sepertinya tidak ada. Mungkin karena sambutan yang ada sudah menjadi bagian dari ceramah itu sendiri,” katanya.

Di akhir sambutannya, Thariq berharap sinergi antara pemerintah, alumni, dan kader HMI terus terjaga demi kemajuan daerah.

“Semoga sinergi dan kolaborasi ini terus terbangun untuk memberikan kontribusi nyata, bukan hanya bagi Gorontalo, tetapi juga dalam membangun peradaban,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri Transmigrasi RI, Viva Yoga Mauladi, dalam sambutannya turut membagikan pengalaman perjalanan kaderisasi di HMI yang menurutnya penuh dinamika.

Ia mengawali dengan kisah saat dirinya menghadiri pelantikan BADKO HMI di masa lalu yang diwarnai konflik internal.

“Waktu menjelang pelantikan, saya tanya apakah semuanya sudah beres. Dijawab sudah aman. Tapi saat saya berangkat, belum sampai lokasi ternyata sudah ada demonstrasi yang mempersoalkan posisi ketua umum,” ujarnya.

Menurutnya, dinamika seperti itu merupakan hal yang lumrah dalam proses kaderisasi.

“Kalau soal mengelola konflik, itu memang sudah menjadi bagian dari proses di HMI. Dari dulu sampai sekarang, itu tetap ada,” katanya.

Viva Yoga menegaskan bahwa HMI merupakan organisasi kader yang memiliki peran penting dalam melahirkan pemimpin di berbagai bidang.

“HMI ini organisasi perkaderan, organisasi Islam, organisasi mahasiswa, organisasi perjuangan, dan organisasi pengabdian,” tegasnya.

Ia juga berbagi pengalaman pribadinya yang pernah dua kali mencalonkan diri sebagai Ketua Umum PB HMI, namun belum berhasil.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved