Kamis, 26 Maret 2026

Pemkab Gorontalo Utara

Pasca-Lebaran, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Langsung Panen Telur di Dambalo

Bupati Thariq tidak memilih untuk sekadar melakukan seremoni halalbihalal di kantor, melainkan langsung bergegas menuju lapangan

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Pasca-Lebaran, Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Langsung Panen Telur di Dambalo
Istimewa
PANEN TELUR -- Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu kala meninjau langsung tempat produksi ayam petelur BUMDes Desa Dambalo Kecamatan Tomilito. (Sumber: Diskominfo Kabupaten Gorut) 
Ringkasan Berita:
  • Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, langsung turun ke lapangan pada hari pertama kerja, meninjau sektor produktif di Desa Dambalo yang mengembangkan peternakan ayam petelur.
  • Peternakan ayam yang dikelola BUMDes sudah mulai berproduksi dengan sekitar 500 ekor ayam sehat, menghasilkan telur stabil setiap hari dan menambah PADes sekaligus menyediakan protein hewani bagi warga.
  • Bupati menekankan pentingnya pakan, kebersihan kandang, serta kesehatan ayam

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Hari pertama masuk kerja setelah liburan Idulfitri 1447 H menjadi momentum bagi Bupati Gorontalo Utara, Thariq Modanggu, untuk menunjukkan komitmen kerja nyata.

Bupati Thariq tidak memilih untuk sekadar melakukan seremoni halalbihalal di kantor, melainkan langsung bergegas menuju lapangan untuk meninjau sektor produktif daerah.

Lokasi yang menjadi sasaran kunjungan kerja perdana ini adalah Desa Dambalo, Kecamatan Tomilito, yang kini tengah mengembangkan sektor peternakan ayam petelur.

Kehadiran orang nomor satu di Gorontalo Utara ini bertujuan untuk memastikan bahwa geliat ekonomi desa tetap berjalan stabil meskipun baru saja melewati masa libur panjang.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Thariq didampingi oleh Kepala Bappeda, Kabag Pembangunan, Camat Tomilito, serta Kepala Desa Dambalo yang mengawal langsung di lokasi.

Setibanya di lokasi peternakan, Bupati langsung melihat kondisi kandang dan perkembangan ribuan ayam yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Suasana pasca-Lebaran di Desa Dambalo tampak produktif dengan aktivitas para pengelola BUMDes yang tetap siaga menjaga kelangsungan usaha peternakan tersebut.

Bupati mengungkapkan rasa syukurnya karena peternakan yang menjadi proyek percontohan ini sudah mulai menunjukkan hasil nyata yang menggembirakan..

"Alhamdulillah peternakan yang di kelola oleh BUMDes ini sudah mulai berproduksi," ujar Bupati Thariq saat berada di area kandang.

Tercatat ada sekitar 500 ekor ayam petelur yang saat ini kondisinya sangat sehat dan telah mencapai siklus produksi telur yang stabil setiap harinya.

Tidak hanya sekadar memantau, Bupati Thariq juga melakukan panen telur secara simbolis sebagai tanda dimulainya aktivitas produksi penuh pasca-libur Lebaran.

Kegiatan panen ini merupakan bukti bahwa penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor peternakan di Gorontalo Utara bukan sekadar wacana di atas kertas.

Bupati menilai bahwa keberhasilan BUMDes Dambalo adalah hasil dari konsistensi pengelola dalam menjalankan instruksi pemerintah daerah terkait kemandirian pangan.

"Produksi telur ini tidak hanya menambah Pendapatan Asli Desa (PADes), tetapi juga menjadi solusi nyata dalam menyediakan protein hewani bagi warga," tambahnya.

Meski hasil sudah terlihat, Bupati Thariq tetap memberikan catatan kritis kepada para pengelola agar tidak lengah dalam perawatan ayam ternak.

Ia menekankan bahwa aspek pakan harus menjadi prioritas utama agar kualitas dan kuantitas telur harian tidak mengalami penurunan yang drastis.

Selain pakan, masalah kebersihan lingkungan kandang juga menjadi poin penting yang ditekankan oleh Bupati guna mencegah penyebaran penyakit unggas.

Kesehatan ayam merupakan aset utama dalam bisnis peternakan ini, sehingga manajemen risiko harus dilakukan dengan sangat ketat oleh seluruh petugas.

Bupati juga secara tegas menginstruksikan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Nakeswan) untuk memberikan dukungan penuh kepada BUMDes di wilayah tersebut.

"Saya sudah ingatkan Dinas Nakeswan agar secara rutin melakukan monitoring dan pendampingan teknis secara langsung ke lapangan," tegas Thariq Modanggu.

Ia meminta agar tenaga medis veteriner atau dokter hewan secara berkala melakukan pengecekan kesehatan ayam untuk memastikan tidak ada kendala teknis di lapangan.

Keberhasilan di Desa Dambalo ini diharapkan menjadi pemacu semangat bagi desa-desa lain di Gorontalo Utara untuk mengembangkan potensi serupa di wilayahnya.

Langkah ini juga selaras dengan implementasi program unggulan daerah G2-10 Plus yang fokus pada pengembangan ekonomi berbasis desa dan kemandirian lokal.

Bupati berharap agar kolaborasi antara Bumdesa dan Bumdesma semakin diperkuat guna mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi daerah pasca-pandemi dan krisis global.

"Harapan saya kepada pengelola agar terus memperhatikan berbagai hal terutama pakan, kebersihan dan kesehatan ayam ternak," tandasnya. (***)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved