Kelulusan SMA Gorontalo
Aksi Konvoi dan Coret-coret Kemeja SMA di Boalemo Gorontalo Dibubarkan Polisi
Euforia kelulusan siswa di Kabupaten Boalemo sempat diwarnai aksi konvoi yang berakhir dengan pembubaran oleh aparat kepolisian,
Penulis: Rahmat Hambali | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KONVOI-KELAS-12-Sedang-melakukan-foto-di-Jembatan-Soeharto.jpg)
Ringkasan Berita:
- Aksi konvoi kelulusan siswa SMA dan SMK di Boalemo berakhir dengan pembubaran oleh aparat kepolisian.
- Konvoi yang dimulai dari Pantai Bolihutuo sempat melibatkan siswa dari Tilamuta dan Botumoito.
- Aktivitas yang terkonsentrasi di Jembatan Soeharto akhirnya dihentikan untuk menjaga ketertiban.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Euforia kelulusan siswa di Kabupaten Boalemo sempat diwarnai aksi konvoi yang berakhir dengan pembubaran oleh aparat kepolisian, Selasa (5/5/2026) sore.
Pergerakan siswa awalnya terpusat di kawasan Pantai Bolihutuo, yang menjadi titik kumpul sebelum mereka bergerak secara berkelompok.
Dari lokasi tersebut, rombongan sempat mengarah ke wilayah Tilamuta.
Salah satu siswa, Rizki Hodio, menyebut konvoi dilakukan secara spontan tanpa perencanaan matang.
“Kami mulai dari Bolihutuo, lalu bergerak ke Tilamuta,” ujarnya.
Dalam perjalanannya, rombongan siswa dari Botumoito tidak melanjutkan rute hingga pusat Tilamuta.
Baca juga: Konvoi Kelulusan Anak SMA di Kota Gorontalo Picu Kemacetan hingga Dibubarkan Polisi
Sementara itu, kelompok siswa lainnya justru terpecah, sebagian menuju Bukit Bajo dan sebagian berkumpul di kawasan Jembatan Soeharto.
Di titik tersebut, aktivitas siswa terlihat lebih santai. Mereka menghabiskan waktu dengan berfoto, mencoret seragam, hingga berbincang bersama teman.
Jumlah siswa yang berkumpul diperkirakan sekitar 30 orang.
Beberapa di antaranya mengaku berasal dari SMA Negeri 1 Tilamuta dan menegaskan bahwa kegiatan konvoi terjadi secara tiba-tiba.
“Tidak ada rencana sebelumnya, hanya spontan saja,” ungkap salah satu siswa.
Meski sempat berlangsung, aktivitas tersebut tidak berlangsung lama. Aparat gabungan dari Polres Boalemo dan Polsek Tilamuta akhirnya turun tangan untuk membubarkan kerumunan.
Pembubaran dipimpin langsung oleh KBO Satlantas, Akbar Maaku, guna mencegah potensi gangguan ketertiban di jalan raya.
Langkah ini diambil sebagai upaya menjaga keamanan serta mengantisipasi risiko yang bisa muncul dari konvoi di ruang publik
Konvoi di Kota Gorontalo
Tak cuma di Ibukota Kabupaten Boalemo, Tilamuta. Konvoi juga dilakukan oleh para siswa di hari kedua pasca pengumuman kelulusan, Selasa (5/5/2026).
Namun, aksi berkelompok dengan memenuhi badan jalan raya itu dibubarkan juga oleh kepolisian setempat.
Penindakan dilakukan setelah adanya laporan warga yang mengeluhkan kemacetan akibat konvoi tersebut.
Pembubaran dilakukan oleh jajaran Polresta Gorontalo Kota yang dipimpin Kanit Turjawali Satlantas, Ipda Agus Priono Adada.
Peristiwa ini bermula dari laporan masyarakat melalui call center 110 Polri sekitar pukul 15.57 Wita.
Seorang warga bernama Ardan melaporkan adanya konvoi siswa yang menyebabkan kemacetan di ruas jalan depan sekolah.
Menindaklanjuti laporan tersebut, personel Satlantas langsung bergerak ke lokasi.
Setibanya di tempat kejadian, petugas mendapati puluhan siswa melakukan konvoi menggunakan sepeda motor.
Sebagian siswa terlihat mengenakan seragam yang telah dicoret-coret sambil berkendara beriringan di badan jalan.
Kondisi itu membuat arus lalu lintas tersendat, bahkan sempat terjadi antrean kendaraan dari dua arah.
(*)
| Kadis Dikbud Provinsi Gorontalo Ungkap Alasan Pengumuman Kelulusan Siswa Dilakukan Malam |
|
|---|
| MAN 1 Boalemo Gorontalo Umumkan Kelulusan Online, 100 Persen Siswa Lulus |
|
|---|
| Konvoi Kelulusan Anak SMA di Kota Gorontalo Picu Kemacetan hingga Dibubarkan Polisi |
|
|---|
| 722 Siswa SMKN 1 Gorontalo Bakal Terima Pengumuman Kelulusan Secara Daring Tengah Malam |
|
|---|
| Alasan Pengumuman SMAN Limboto Gorontalo Dilakukan Online Pukul 22.00 Wita |
|
|---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.