Kamis, 5 Maret 2026

PLN

PLN Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan, Ajak Warga Jaga Jarak Aman

Melalui pendekatan door-to-door, PLN mengajak warga untuk menjaga jarak aman dari jaringan listrik, mengenali potensi bahaya listrik di rumah

Tayang:
Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto PLN Edukasi Keselamatan Ketenagalistrikan, Ajak Warga Jaga Jarak Aman
PLN/Hand Over
SOSIALISASI KELISTRIKAN -- Manager UP2D Suluttenggo Muhammad Ariamudin melakukan sosialisasi terkait keselamatan kelistrikan kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa keselamatan kelistrikan merupakan tanggung jawab bersama antara PLN dan masyarakat. 

TRIBUNGORONTALO.COM, Manado – Dalam upaya mencegah potensi bahaya listrik, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) melalui PLN Unit Pelaksana Pengatur Distribusi (UP2D) Suluttenggo melaksanakan edukasi keselamatan ketenagalistrikan secara langsung kepada masyarakat.

Melalui pendekatan door-to-door, PLN mengajak warga untuk menjaga jarak aman dari jaringan listrik, mengenali potensi bahaya listrik di rumah, serta menggunakan listrik dengan cara yang benar.

General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menyatakan dukungannya terhadap pendekatan humanis dan proaktif ini.

“Dengan model pendekatan langsung ke masyarakat, PLN berharap edukasi ini dapat memperkuat kesadaran bersama untuk mengenali setiap potensi bahaya listrik di sekitar kita demi mewujudkan lingkungan yang aman,” ungkap Usman.

Manager UP2D Suluttenggo, Muhammad Ariamudin, menambahkan bahwa keselamatan kelistrikan merupakan tanggung jawab bersama antara PLN dan masyarakat.

“Kalau masyarakat tidak paham risikonya, maka bahaya bisa muncul dari hal yang kelihatannya sepele. Melalui edukasi ini kami berharap masyarakat lebih memahami tentang listrik dan kesadaran keselamatan ketenagalistrikan semakin meningkat,” ujarnya.

Didampingi Tim Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) UP2D Suluttenggo, setiap rumah diberikan penjelasan mengenai potensi bahaya listrik.

Edukasi mencakup bahaya bermain layang-layang dekat jaringan listrik, menebang pohon tanpa koordinasi dengan PLN, memasang papan reklame yang terlalu dekat dengan jaringan, hingga penggunaan peralatan listrik yang tidak sesuai seperti menumpuk stop kontak.

Selain itu, warga diingatkan untuk menjaga jarak aman minimal tiga meter dari jaringan listrik serta melakukan pemeriksaan instalasi listrik setiap lima tahun sekali.

Ariamudin juga menekankan pentingnya pemanfaatan aplikasi PLN Mobile untuk melaporkan potensi bahaya kelistrikan.

“Kini melalui PLN Mobile, pelanggan dapat melaporkan potensi bahaya listrik. Laporan di fitur Pengaduan akan terhubung dengan sistem PLN dan langsung ditindaklanjuti oleh petugas,” tutup Ariamudin.

PLN mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan berperan aktif menjaga keselamatan ketenagalistrikan di lingkungan masing-masing. Dengan kepedulian bersama, risiko kecelakaan dapat dicegah dan pasokan listrik tetap andal untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

Narahubung

Noven N. Koropit Manager Komunikasi & TJSL PLN UID Suluttenggo Tlp: 0816239962

Sekilas Tentang PLN

PT PLN (Persero) adalah BUMN kelistrikan yang terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan.

PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan pilihan nomor satu pelanggan untuk solusi energi terintegrasi, melalui pertumbuhan usaha, digitalisasi end-to-end, serta transisi energi menuju Net Zero Emissions (NZE) 2060.

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Kamis, 05 Maret 2026 (15 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:03
‘Ashr 15:13
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:14

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved