Jumat, 10 April 2026

Berita Nasional

Bocah Meninggal Dunia Setelah Ditolak Rawat Inap RSUD

Muhammad Alif Okto Karyanto, seorang bocah berusia 12 tahun di Batam, meninggal dunia setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung F

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Bocah Meninggal Dunia Setelah Ditolak Rawat Inap RSUD
TRIBUN
MENINGGAL -- Bocah meninggal dunia setelah keluar dari IGD 

TRIBUNGORONTALO.COM – Muhammad Alif Okto Karyanto, seorang bocah berusia 12 tahun di Batam, meninggal dunia setelah sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Embung Fatimah pada Sabtu (15/6/2025) malam.

Alif, yang mulanya mengalami sesak napas, diperbolehkan pulang dari IGD lantaran kondisinya dianggap stabil dan pengobatannya tidak dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan, menurut pihak keluarga.

Kronologi Kejadian: Dari IGD Hingga Menghembuskan Napas Terakhir

Menurut penuturan Ketua RW 10 Kavling Sei Lekop, Samsudin, Alif tiba di IGD RSUD Embung Fatimah sekitar pukul 22.30 WIB dengan keluhan sesak napas.

Ia sempat mendapatkan penanganan berupa bantuan oksigen dari pukul 22.30 WIB hingga Minggu (16/6/2025) pukul 02.30 WIB.

Samsudin menjelaskan bahwa pihak rumah sakit telah memberikan penanganan yang baik, namun menyatakan kondisi Alif tidak dalam keadaan kritis sehingga tidak dapat ditanggung BPJS Kesehatan.

"Jadi keluarga membayar biaya pengobatan secara pribadi, yakni untuk bantuan oksigen dan tebus obat," ungkap Samsudin, Senin (16/6/2025), mengutip TribunBatam.id.

Meskipun keluarga menginginkan Alif dirawat inap, pihak rumah sakit berpegang pada hasil observasi yang menyatakan kondisi Alif tidak masuk kategori darurat.

"Jadi kami dengan berat hati harus pulang dari rumah sakit pada Minggu (16/6/2025), sekira pukul 02.30 WIB," ujar Samsudin.

Nahas, setibanya di rumah, Alif kembali mengalami sesak napas.

Keluarga segera memberikan obat yang direkomendasikan dokter, namun Alif terkadang memuntahkannya. 

Tak lama kemudian, kondisi pernapasan Alif memburuk drastis hingga akhirnya menghembuskan napas terakhir sekitar pukul 04.30 WIB.

Respons Rumah Sakit dan Observasi Tim Medis

Direktur RSUD Embung Fatimah, drg. Roro Sri Widjayanti Suryandari, menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya Alif.

Ia menjelaskan bahwa tim medis di IGD langsung memberikan pertolongan sesuai keluhan sesak napas yang dialami pasien sejak di rumah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved